Produsen Sari Roti Catatkan Laba Rp215,1 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 278 2386925 produsen-sari-roti-catatkan-laba-rp215-1-miliar-nDvOywWN2x.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatatkan laba bersih senilai Rp215,1 miliar sepanjang tahun 2020. Produsen roti dengan merek Sari Roti ini tetap menjaga Net Profit Margin pada level yang sehat 6,7%.

Direktur Nippon Indosari Corpindo, Arlina Sofia menyampaikan, meskipun ditengah terpaan pandemi Covid-19, pada tahun 2020 Perseroan meraih Penjualan Bersih Konsolidasian sebesar Rp3,21 triliun. Pencapaian ini didukung dengan Penjualan yang kuat dari kanal tradisional (General Trade) yang meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp947 miliar.

Baca Juga: Penjualan Induk Usaha Sari Roti Tembus Rp766 Miliar

"Strategi untuk berfokus pada wilayah perumahan dengan memperkenalkan moda pemesanan produk yang lebih mudah melalui Whatsapp dan Chatbot telah memberikan hasil yang sangat positif," ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (31/3/2021).

Dia menambahkan, penjualan pada kanal modern (Modern Trade) tetap menjadi kontributor terbesar bagi Perseroan. Dengan menerapkan strategi promosi yang tepat, Perseroan telah mampu meredakan dampak negatif dari pengurangan jam operasional outlet dan frekuensi belanja konsumen yang menurun sehingga Kanal Modern membukukan Penjualan Rp2,2 triliun di 2020.

Baca Juga: Gencar Ekspansi, Sari Roti Tambah 6 Pabrik Baru

“Memang Penjualan konsolidasian tahun 2020 sedikit menurun dari periode sebelumnya, tetapi dengan mempertimbangkan kondisi pandemi dan operasional Filipina yang hanya

kontribusi 8 bulan sebelum divestasi pada September lalu, kami melihat kinerja tahun 2020 sebagai prestasi yang baik,” kata dia.

Dia menyebut, manajemen Perseroan tetap berkeyakinan bahwa bisnis roti terus akan prospektif. Hal ini tercermin dengan Capex yang telah dikeluarkan sepanjang tahun 2020 mencapai Rp455 miliar yang dipergunakan untuk penambahan kapasitas produksi dan pengembangan jaringan distribusi.

Pabrik Banjarmasin, yang merupakan pabrik kedua Perseroan di pulau Kalimantan telah mulai beroperasi komersial pada bulan Februari 2021. Pengoperasian pabrik Banjarmasin melengkapi jumlah pabrik Sari Roti menjadi 14 dengan sebaran lokasi strategis untuk mendukung distribusi seluruh Indonesia. Perseroan juga berkomitmen untuk menyelesaikan pabrik ke-15 di Pekanbaru yang ditargetkan beroperasi pada penghujung tahun 2021.

“Pabrik Pekanbaru akan menjadi penutup dari rangkaian penambahan kapasitas produksi yang telah kami mulai tahun 2017, sejak saat itu, Perseroan telah mengoperasikan pabrik baru di Batam, Gresik, Balikpapan dan Banjarmasin. Sari Roti optimis untuk meraih potensi pertumbuhan pesat bisnis roti di Indonesia," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini