Tantangan Mar'uf Amin ke BSI: Layani Transaksi Domestik dan Global

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 05 April 2021 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 320 2389531 tantangan-mar-uf-amin-ke-bsi-layani-transaksi-domestik-dan-global-icieseOjx9.jpg Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Pemerintah telah membentuk Bank Syariah Indonesia (BSI). BSI dibentuk lewat penggabungan tiga bank syariah milik Himpunan Bank Negara (Himbara) yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, pembentukan BSI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pengembangan industri keuangan syariah. Lewat pembentukan ini, diharapkan bisa melayani transaksi domestik maupun global.

Baca Juga: 4 Fokus Wapres Maksimalkan Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah RI 

Bahkan dengan pembentukan ini juga BSI diharapkan tidak hanya melayani transaksi pada tingkat korporasi besar saja. Akan tetapi juga bisa melayani skala kecil seperti pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Melalui penggabungan ini, BSI diharapkan dapat melayani transaksi baik domestik maupun global, dari skala kecil seperti UMKM sampai skala besar di tingkat korporasi baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya dalam acara Sharia Fair 2021 IDX Channel, Senin (5/4/2021).

Pengembangan industri keuangan syariah dilakukan baik di sektor perbankan syariah maupun non perbankan syariah. Sementara itu, untuk non perbankan, pemerintah melakukan penguatan industri asuransi syariah. Dan juga yang tak kalah penting adalah layanan syariah jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Dilakukan upaya antara lain melalui penguatan industri asuransi syariah dan pengembangan layanan syariah jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini