Share

7 Fakta BLT UMKM Cair Rp1,2 Juta, Kini Pengajuan Hanya 1 Pintu

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 10 April 2021 04:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 320 2391869 7-fakta-blt-umkm-cair-rp1-2-juta-kini-pengajuan-hanya-1-pintu-hLWGDdLVkI.jpeg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM kembali melanjutkan program Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM tahun 2021. Diketahui total anggaran yang disiapkan sebesar Rp15,36 triliun.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan pemerintah telah menyalurkan dana BLT UMKM sebesar Rp6,29 triliun per 31 Maret 2021 kepada 5,2 juta pelaku UMKM. Setiap pelaku usaha mikro mendapatkan dana sebesar Rp1,2 juta.

Untuk penjelasan selengkapnya, berikut fakta-fakta terkait BLT UMKM 2021 yang telah dirangkum oleh Okezone, Sabtu (10/4/2021).

Baca Juga: Mau Dapat BLT UMKM Rp1,2 Juta? Ajukan ke Dinas Koperasi dan UKM

1. Penyaluran BLT UMKM Dilakukan Bertahap

Rencana anggaran program BPUM tahun ini akan menyasar 12,8 juta pelaku Usaha Mikro yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan penyaluran BPUM bagi pelaku Usaha Mikro akan dilakukan secara bertahap sampai dengan kuartal ke-3 tahun 2021. Untuk tahap pertama, pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar Rp11,76 triliun dengan jumlah 9,8 juta pelaku Usaha Mikro. Sedangkan anggaran tahap kedua sebesar Rp3,6 triliun bagi 3 juta pelaku Usaha Mikro.

Baca Juga: Cek Syarat untuk Dapat BLT UMKM Rp1,2 juta

2. Target 9,8 Juta Pelaku UMKM Dilakukan Selama Bulan April 2021

Sampai dengan 1 April 2021 telah dilakukan validasi terhadap data yang ada di KemenkopUKM dan telah disalurkan BPUM kepada 6,6 juta pelaku Usaha Mikro dengan anggaran sebesar Rp7,9 T.

Dalam rangka mencapai target penyaluran sebanyak 9,8 juta pelaku Usaha Mikro, KemekopUKM menargetkan mendapatkan data sebesar 3,2 juta dari usulan dinas yang membidangi koperasi dan UKM kabupaten/kota selama bulan April 2021.

“Kita harapkan dari sisa 3,2 kita akan proses secepatnya dari target 9,8 pelaku Usaha Mikro. Bisa jadi kalau nanti Covid-19 belum pasti selesai kita akan minta tambahan lagi,” kata Eddy Satriya.

3. Penerima Tahun Lalu Bisa Dapat Lagi

“Diberikan kepada seluruh pelaku Usaha Mikro terdampak. Baik kepada yang sudah menerima tahun lalu, maupun belum menerima yang sudah diusulkan ataupun yang lagi diproses,” ujar Eddy Satriya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Walaupun begitu, Eddy menambahkan bagi yang sudah menerima tahun lalu memang tidak semua akan dapat bantuan tahun ini, karena pemerintah melakukan evaluasi terhadap penerima yang tahun lalu ada kekurangan, seperti target yang salah sasaran akan dibersihkan datanya

4. Proses Penyaluran Dilakukan Satu Pintu

Proses pengusulan BPUM tahun 2021 dilakukan 1 pintu melalui dinas yang membidangi koperasi dan UKM kabupaten/kota yang selanjutnya disampaikan oleh dinas kabupaten/kota ke dinas yang membidangi koperasi dan UKM provinsi untuk dilanjutkan ke Kementerian Koperasi dan UKM Deputi Bidang Usaha Mikro.

5. Mayoritas BLT UMKM Digunakan Untuk Beli Bahan Baku

Survei Tim Nasional Percepatan Penanganan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden RI dan Kementerian Koperasi dan UKM, kepada 1.261 responden sebanyak 88,5% penerima BPUM memanfaatkan dana untuk pembelian bahan baku.

Sementara berdasarkan survei Bank BRI menunjukkan 75,4% pelaku usaha membeli bahan baku/bibit/ keperluan dapur dari total pelaku usaha yang menerima BPUM.

6. Pelaku UMKM Optimis Usahanya Maju dengan Bantuan BLT UMKM

Survei Bank BRI menunjukkan 44,8% menyatakan kapasitas dan kinerja usaha meningkat dari total usaha yang masih beroperasi setelah menerima BPUM. Selanjutnya 51,5% responden menyatakan usaha beroperasi kembali dari total usaha yang tutup sementara setelah menerima BPUM.

Berdasarkan Survei Dampak Program Pemulihan Ekonomi Nasional terhadap UMKM, Lembaga Demografi- LPEM FEB UI (Desember 2020), di mana 99% UMKM responden sudah menerima bantuan lebih dari 50% dengan adanya program bantuan pemerintah mayoritas UMKM optimis dapat bertahan lebih dari 12 bulan serta cukup optimis bahwa omset usaha dapat kembali normal dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

7. Pahami Syarat Penerima BLT UMKM

Pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan BPUM, diharapkan untuk membaca segala persyaratan dan berkas untuk mendapatkan dana segar tersebut. Adapun syarat untuk menerima BLT UMKM ini adalah sebagai berikut:

1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki Usaha Mikro

4. Bukan ASN, TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini