Polemik Taman Mini, BUMN Pariwisata Ini Belum Terima Arahan Ambil Alih

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 320 2393723 polemik-taman-mini-bumn-pariwisata-ini-belum-terima-arahan-ambil-alih-YHO9ofutTq.jpg Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengaku belum menerima arahan pemerintah ihwal pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Bahkan, saat ini belum ada pembicaraan apapun.

Di mana rencananya, pemerintah akan menyerahkan TMII kepada BUMN Pariwisata untuk dikelola secara profesional, usai diambil alih dari Yayasan Harapan Kita.

Baca Juga: 7 Fakta Negara Ambil Alih Pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita

"Kami di ITDC belum tahu mas, karena belum ada arahan apapun terkait hal tersebut. Belum ada pembicaraan apapun," ujar Vice President Corporate Secretary ITDC Miranti N. Rendranti, saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Ambil Alih dari Keluarga Soeharto, TMII Bakal Dikelola BUMN Pariwisata

Sementara itu, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyebut, Yayasan Harapan Kita sudah tidak menjadi pengelola TMII setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor Nomor 19 Tahun 2021.

Pengelolaan TMII resmi berpindah ke negara usai dipegang Yayasan Harapan Kita selama 44 tahun. Yayasan tersebut didirikan mendiang istri Presiden ke-2 Soeharto, Tien Soeharto.

Dasar hukum pengambilalihan TMII yakni Perpres 19/2021. Isi beleid itu menganulir isi Keppres Nomor 51 Tahun 1977 yang menjadi dasar hukum Yayasan Harapan Kita mengelola TMII selama ini.

"Jadi ini nanti Kemensetneg merumuskan kriteria siapa yang akan secara tepat profesional memperbaiki Taman Mini, kemudian memberikan kontribusi kepada keuangan negara secara signifikan,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini