Ini Profil Gudang Baru yang Bikin Gudang Garam Milik Susilo Wonowidjojo Marah hingga Ajukan Gugatan

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 278 2397868 ini-profil-gudang-baru-yang-bikin-gudang-garam-milik-susilo-wonowidjojo-marah-hingga-ajukan-gugatan-EPJSFYmYi0.png Gudang Baru (Foto: Avirista/MNC Portal Indonesia)

MALANG - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kembali gugat pabrik rokok Gudang Baru. Gugatan emiten milik miliarder Susilo Wonowidjojo terkait sengketa lukisan dan merek yang dianggap hampir mirip.

Gugatan dilayangkan oleh Gudang Garam ke PN Surabaya dengan tergugat Gudang Baru, perusahaan rokok yang berbasis di Kepanjen, Kabupaten Malang, yang dimiliki oleh Ali Khosin.

Gudang Baru selaku pihak tergugat sendiri merupakan sebuah pabrik rokok yang awalnya bermerek Insan. Perusahaan ini didirikan oleh Almarhum Saman Hoedi pada tahun 1967 dan memproduksi rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Baca Juga: Sengketa Merek! Gudang Garam Gugat Gudang Baru, Ini Masalahnya 

Berdasarkan profil perusahaan yang dikutip dari laman resmi gudang-baru.com perusahaan bernama Bintang Sayap Insan ini menjadi cikal bakal berdirinya Gudang Baru. Di mana pada awal berdiri ada 125 karyawan yang terdiri dari masyarakat sekitar.

Perlahan-lahan kebutuhan pasar membuat produksi rokok Insan ini kian meningkat. Sekitar tahun 1980-an Saman Hoedi, selaku pemilik perusahaan rokok Bintang Sayap Insan kemudian mulai mempersiapan genarasi penerus perusahaan ini ke putra sulungnya, yang bernama Ali Kosin.

Berselang 10 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 perusahaan ini berkembang pesat hingga mendirikan dua anak perusahaan rokok yang bernama PR. Jaya Makmur dengan direktur utamanya Ali Kosin dan PR. Putra Jaya dengan direktur utamanya Ali Usman.

Kemudian pengelolaan manajemen ini pun dimulai secara profesional dengan label di bawah manajemen Gudang Baru. Perusahaan Gudang Baru ini selanjutnya terus mengembangkan sejumlah produk rokoknya dengan beberapa merk, mulai Gudang Baru Internasional, Gudang Baru Putih, hingga kemurahan Tuhan yang maha ESA.

Pada tahun 1995 perusahaan ini mulai memproduksi jenis rokok SKM (Sigaret Kretek Mesin) dan mulai memperluas distribusi rokok ke seluruh wilayah Indonesia dan ekspor ke luar negeri.

Produk-produk rokoknya yang laris membuat sang pemilik Gudang Baru Ali Kosin terus berusaha mengembangkan strategi perusahaan dan marketingnya. Distribusi rokok pun disebar ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga diekspor ke luar negeri.

Pertambahan produksi sebanding dengan penghasilan, hal ini berdampak pada pembayaran pita cukai, pembayaran pajak, dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kini setidaknya dari laman resmi Gudang Baru, ada 2.583 orang karyawan yang bekerja di pabrik rokok yang bermarkas di Kepanjen, Kabupaten Malang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini