Ada 'Harta Karun' di Aceh, Cek 4 Faktanya

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 26 April 2021 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 25 320 2400464 ada-harta-karun-di-aceh-cek-4-faktanya-FzBfn6gkQh.jpg Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memastikan Provinsi Aceh merupakan salah satu kota yang masuk dalam fokus percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah.

Hal itu disampaikan dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Berikut fakta-fakta soal Aceh dalam fokus percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah yang telah dirangkum Okezone, Senin (26/4/2021):

1. Bakal Kembangkan Energi Baru Terbarukan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tentang kesempatan Aceh untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT).

Baca Juga: Menko Luhut Sebut RI Tak Lama Lagi Tinggalkan Energi Fosil

"Jadi Aceh memiliki potensi pengembangan EBT yang besar, yaitu mencapai 27,7 megawatt (MW)," ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

2. Bisa Jadi Penggerak Ekonomi

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pun menjelaskan secara lebih rinci tentang peluang pengoptimalan EBT di Aceh, yaitu sebesar 25,31 gigawatt (GW). Jumlah ini terdiri dari 1,2 GW energi panas bumi, 16,4 GW energi surya, 6,6 GW energi hidro, 0,89 GW energi angin, dan 0,22 GW bioenergi.

Baca Juga: EBT Capai 25% di 2025, Luhut Andalkan Energi Angin hingga Panas Bumi

"Salah satu lokasi yang akan difokuskan untuk EBT adalah Kawasan Industri (KI) Ladong dengan lahan seluas 67 hektar yang 2.500 hektar diantaranya akan dikembangkan. Ditargetkan nantinya Aceh dapat menjadi kawasan percontohan green industrial park. Selain itu, KI Ladong akan mampu menjadi magnet penggerak perekonomian di wilayah Aceh," kata dia.

3. RI Punya Potensi EBT yang Besar

Menko Luhut berpesan. "Saran saya, koordinasikan dengan Menteri ESDM dengan Menteri Perindustrian untuk membuat Aceh Green Industrial Park supaya arah kita kesana, mengingat kita punya potensi EBT yang besar," ungkap dia.

Selain potensi EBT di Aceh, khususnya di KI Ladong, ada tiga hal lain yang dibahas dalam rapat ini. Pertama, progres pembangunan nasional di Provinsi Aceh, khususnya pembangunan yang masuk ke dalam Major Project dan Prioritas Nasional. Di Aceh, telah diupayakan pembangunan konektivitas dan aksesibilitas transportasi.

4. Bakal Dibangun Pembangunan Jalan Nasional

Untuk transportasi darat, tindakan yang dimaksud mencakup pembangunan jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten/kota yang seluruhnya memerlukan penanganan lebih lanjut.

"Rute Langsa-Lhokseumawe-Sigli perlu menjadi perhatian," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini