BEI Luncurkan IDX-MES BUMN 17, Apa Keuntungannya?

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 278 2402992 bei-luncurkan-idx-mes-bumn-17-apa-keuntungannya-rbp7Ug1q5c.jpg BEI-MES Luncurkan IDX-MES BUMN 17. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bursa Efek Indoneia (BEI) bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan indeks baru yang dinamakan IDX-MES BUMN 17 hari ini, Kamis (29/4/2021). Indeks ini akan mengukur kinerja harga dari 17 saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan afiliasinya.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hasan Fawzi menjelaskan, pengukuran kinerja nantinya akan dinilai mulai dari menjalankan usahanya sesuai dengan prinsip syariah yang memiliki likuiditas baik, kapitalisasi pasar besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

"BEI bersama MES alhamdulillah secara resmi meluncurkan satu indeks syariah baru yang merupakan kerjasama antara BEI dengan MES yang kita namakan Indeks IDX-MES BUMN 17," ujar Hasan dalam video conference.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Iggi Haruman Achsien menyampaikan latar belakang dibentuknya indeks tersebut. Awalnya, MES berniat hanya membentuk indeks MES saja.

Baca Juga: Bakal Ada Aturan Pemilihan Investasi Perusahaan Asuransi

Pasalnya, pembuatan indeks tersebut merupakan aspirasi dari manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah yang berharap makin beragam dan makin diversifikasinya instrumen di pasar modal syariah termasuk indeks yang bisa jadi acuan untuk instrumen seperti ETF atau reksa dana indeks.

"Seperti kita ketahui, ketua umum (MES) kan Menteri BUMN, Pak Erick Thohir, sehingga kemudian pada saat rapat pertama dengan beliau jadi ide untuk terus kemudian dikaitkan dengan BUMN," ucap Iggi.

Terkait dipilihnya angka 17 dalam indeks tersebut, menyebut bahwa pemilihan angka 17 dilatarbelakangi banyak faktor, mulai dari jumlah saham BUMN yang tergolong syariah, masukan dari manajer investasi dan bertepatan dengan 17 Ramadan yang jatuh pada hari ini.

Baca Juga: IDX-MES BUMN 17, Indeks Syariah Baru di Bulan Ramadan, Kerja Sama BEI dan Masyarakat Ekonomi Syariah

"Kemudian masukan dari Manajer Investasi sahamnya jangan terlalu banyak supaya pengelolaannya lebih mudah dan terkontrol dan sudah terbayang juga bahwa mudah-mudahan bisa diluncurkannya 17 Ramadan dan alhamdulillah sesuai visi awalnya bahwa BUMN 17 di tanggal 17 Ramadan," kata dia.

"Angka 17 sendiri punya makna banyak, ada 17 Agustus, 17 Ramadan itu Nuzulul Qur'an, 17 Rakaat satu hari dan beberapa makna 17 lainnya yang saya kira menjadi sangat pas," sambungnya.

Konstituen Indeks IDX-MES BUMN 17 dipilih dari saham-saham syariah yang masuk ke dalam ISSI dan merupakan saham Perusahaan Tercatat BUMN dan afiliasinya. Selanjutnya, penentuan 17 saham konstituen Indeks IDX-MES BUMN 17 dipilih berdasarkan likuiditas transaksi di Pasar Reguler terbaik, kapitalisasi pasar terbesar, dan juga mempertimbangkan kinerja keuangan, serta tingkat kepatuhan yang baik.

Penghitungan Indeks IDX-MES BUMN 17 menggunakan metode Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted dengan menerapkan pembatasan bobot saham paling tinggi sebesar 20 persen yang disesuaikan pada saat evaluasi. Indeks ini telah dihitung sejak hari dasarnya pada 30 Desember 2015 dengan nilai awal 100.

Evaluasi berkala atas Indeks IDX-MES BUMN 17 terdiri dari Evaluasi Mayor dan Evaluasi Minor. Evaluasi Mayor yang bertujuan untuk melakukan pemilihan dan pembobotan ulang atas konstituen indeks, akan dilakukan pada akhir Mei dan November. Sedangkan Evaluasi Minor yang bertujuan untuk memperbarui faktor free float serta melakukan pembatasan ulang atas bobot saham, akan dilakukan pada akhir Februari dan Agustus. Hasil evaluasi indeks akan berlaku efektif di Hari Bursa pertama pada bulan berikutnya.

Pada masa mendatang, Indeks IDX-MES BUMN 17 dapat dijadikan acuan bagi penciptaan produk investasi berbasis indeks syariah, seperti reksa dana indeks syariah maupun Exchange Traded Fund (ETF) atas indeks syariah, sehingga investor syariah dapat lebih mudah berinvestasi pada saham-saham BUMN syariah terpilih. Penerbitan indeks ini diharapkan dapat berkontribusi bagi perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini