Realisasi Anggaran PEN 2021 Capai Rp134 Triliun, Ini Rinciannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 320 2402783 realisasi-anggaran-pen-2021-capai-rp134-triliun-ini-rinciannya-aKfttXuahT.jpg Rupiah (Reuters)

JAKARTA - Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mencatat, realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp134,07 triliun hingga 16 April 2021. Angka itu baru mencapai 19,2% dari total anggaran sebesar Rp 699,43 triliun.

"Jadi realisasi sementara capai PEN Rp134,07 triliun," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu dalam Telaah Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi secara virtual, Kamis (29/4/2021).

 Baca juga: Sri Mulyani Sebut APBN Bekerja Luar Biasa

Dia menjelaskan, untuk realisasi anggaran sektor Kesehatan sebesar Rp18,59 triliun atau 11% dari total pagu Rp175,52 triliun. Sementara untuk sektor Perlindungan Sosial penyerapannya sudah mencapai Rp47,92 triliun atau 32% dari total pagu sebanyak Rp150,88 triliun.

Kemudian anggaran digunakan untuk program PKH terhadap 9,7 juta KPM, kartu sembako terhadap 15,94 juta KPM, bansos tunai terhadap 9,59 juta KPM, BLT dana desa terhadap 2,45 juta KPM, kartu prakerja terhadap 2,4 juta peserta, hingga bantuan kuota internet kepada 26,99 juta peserta dan tenaga pendidik.

Baca juga: Realisasi Anggaran PEN Rp123,26 Trilun, Buat Apa Saja?

"Program Prioritas mencapai Rp14,9 triliun atau 12% dari total pagu yang disiapkan Rp125,17 triliun. Realisasi digunakan untuk program padat karya yang telah menciptakan 272 ribu tenaga kerja, kemudian untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata, ketahanan pangan, ICT, dan pengembangan kawasan industri," ungkap dia.

Sementara itu untuk dukungan UMKM dan Korporasi, realisasinya adalah Rp37,71 triliun atau 20% dari total pagu sebesar Rp191,13 triliun. Dan realisasi untuk insentif usaha sebesar Rp14,95 triliun atau 26% dari total pagu yang disediakan Rp56,72 triliun.

"Realisasi ini digunakan untuk insentif usaha dalam bentuk insentif perpajakan PPh21 untuk 88.235 pekerja, PPh Final UMKM 248.275 wajib pajak UMKM, PPh 22 Impor untuk 14.877 wajib pajak, dan PPh 25 untuk 63.530 wajib pajak, PPN yang pengembaliannya didahulukan untuk 367 wajib pajak, hingga penurunan tarif PPh Badan yang dapat dimanfaatkan seluruh WP Badan," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini