6 Fakta BLT UMKM Tahap Kedua, Nomor 5 Jangan Lupa Cek Link Ini

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Sabtu 01 Mei 2021 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 320 2403378 6-fakta-blt-umkm-tahap-kedua-nomor-5-jangan-lupa-cek-link-ini-Uyk5AasO9D.jpg BLT UMKM Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM 2021 tahap kedua semakin dekat. Diketahui jika penyaluran tahap satu selesai, pemerintah akan mencairkan bantuan Rp,1,2 juta tahap kedua kepada 3 juta penerima, dengan total anggaran Rp3,6 triliun.

"Setelah penyaluran tahap I selesai, selanjutnya akan diluncurkan anggaran tahap II sebesar Rp3,6 triliun untuk 3 juta pelaku usaha mikro. Untuk tahun ini, masing-masing pelaku usaha mikro memperoleh Rp1,2 juta," ujar Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya.

Ada beberapa fakta menarik mengenai pencairan BLT UMKM 2021 tahap dua yang telah Okezone rangkum berikut ini, Sabtu (1/5/2021).

1. Tenggat Waktu Pengajuan Penerima Bantuan Sampai 30 April 2021

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan tenggat waktu hingga 30 April 2021 kepada pelaku usaha untuk mengajukan diri sebagai penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM tahun 2021 tahap kedua.

Baca Juga: Penyaluran BLT UMKM Rp1,2 Juta Gunakan Data KPU

"Sekarang masih menunggu usulan dari dinas kab/kota sd tgl 30 April untuk diproses, disalurkan ke bank penyalur dan pencairan," kata Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya kepada Okezone Kamis (29/4/2021).

2. Kapan Waktu Pencairan Tahap Kedua?

Walaupun begitu, Eddy Satriya menyatakan hingga kini pihaknya belum memutuskan kapan waktu pencairan BLT UMKM tersebut. "Belum ada date line pencairan," ujarnya.

3. Penyaluran Bantuan Tidak Tertib

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan, dia menyayangkan proses pencairan BLT UMKM yang tidak tertib

“Kami sangat menyayangkan terjadinya proses penyaluran BPUM yang tidak tertib. Karena itu, kami mendorong pihak terkait dalam melaksanakan penyaluran baik saat pendaftaran dan pencairan nanti, agar tertib dan menaati protokol kesehatan,” ujar Eddy Satriya dalam Instagram @kemenkopukm.

Baca Juga: Yah, Penyaluran Bansos Tunai Hanya Sampai 30 April 2021

Dilansir dari Instagram @kemenkopukm, Kemenkop UKM telah melakukan koordinasi dengan bank penyalur seperti Bank BRI dan BNI. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan aparat pemerintah dan keamanan.

4. Sudah Ada Tiga Bank Penyalur Resmi BLT UMKM 2021

Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan lembaga perbankan dalam mencairkan bantuan ini. Saat ini sudah ada tiga bank yang ditetapkan menjadi penyalur dana segar tersebut, yaitu BRI, BNI dan Bank Aceh Syariah.

"Yang sudah perjanjian kerja sama BRI, BNI, Bank Aceh Syariah, yang lain nyusul," kata Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya kepada Okezone.

5. Cara Cek Penerima BLT UMKM 2021 Via Bank Penyalur

Jika sudah mengajukan diri dan ingin mengecek apakah diterima menjadi penerima BLT UMKM, pelaku usaha bisa ikut langkah cek penerima BPUM di bank penyalur, yaitu Bank BRI dan BNI berikut ini, dilansir dari Instagram @kemenkopukm, Senin (26/4/2021)

Bank BRI

- Masuk ke laman https://eform.bri.co.id/bpum

- isi nomor KTP

- Masukan kode verifikasi

- Klik proses inquiry

- Akan ada pemberitahuan apakah anda termasuk penerima BPUM atau tidak

Bank BNI

- Masuk ke laman http://banpresbpum.id

- Isi nomor KTP

- Pilih Cari

- Akan ada pemberitahuan apakah anda termasuk penerima BPUM atau tidak.

6. Langkah Mencairkan Dana Bantuan

Pelaku usaha yang sudah terverifikasi dan dinyatakan sebagai penerima BPUM, maka dia harus melakukan tahapan-tahapan berikut ini untuk mencairkan dana bantuan, dilansir dari akun Instagram @kemenkopukm, Sabtu (17/4/2021).

1. Penerima bantuan akan menerima informasi notifikasi dari Lembaga Penyalur (Bank milik BUMN, Bank milik BUMD, dan PT POS) melalui pesan teks (WhatsApp dan/atau SMS) dan/atau panggilan telepon.

2. Setelah mendapat informasi, Penerima dapat mendatangi Lembaga Penyalur dengan membawa dokumen: e-KTP, Fotokopi NIB/SKU, dan Kartu Keluarga

3. Mengkonfirmasi dan menandatangani pertanggungjawaban mutlak sebagai penerima BPUM

4. Setelah verifikasi dokumen dan data, Bank Penyalur akan mencairkan dana BPUM sebesar Rp1,2 juta secara langsung dan sekaligus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini