Bansos Tunai Berakhir, Faktanya Masih Dibutuhkan Masyarakat

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 09 Mei 2021 05:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 320 2407695 bansos-tunai-berakhir-faktanya-masih-dibutuhkan-masyarakat-uS628ynqEL.jpg Bansos Tunai. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Program bantuan sosial tunai (BST) tidak lagi dilanjutkan. Padahal, masih banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang berharap pada bantuan tunai tersebut.

Keputusan untuk mengakhiri BST disampaikan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, atau Risma pada beberapa waktu lalu. Alasannya, pemerintah sudah tidak memiliki anggaran lagi.

Alasan lainnya, pemerintah memandang, situasi pandemi covid-19 di Indonesia sudah bergerak ke skala mikro. Menurut Risma, seharusnya masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali dengan harapan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.

Baca Juga: 4 Fakta BLT UMKM Cair Sebelum Lebaran

Akan tetapi, masyarakat masih membutuhkan Blbansos tunai Rp300 Ribu, berikut faktanya yang telah dirangkum Okezone, Minggu (9/5/2021):

1. Masyarakat Terkejut Tidak Ada Lagi Bansos

Keputusan ini memang mengejutkan. Terlebih, dari KPM yang ditemui di Depok, Bandung, dan Jakarta, semuanya masih membutuhkan bantuan tersebut.

Baca Juga: BLT Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Masuk Rekening Usai Lebaran, Ini 5 Faktanya

Masih banyak KPM yang belum mendapatkan sumber penghasilan tetap akibat pandemi covid-19. Terlebih, menjelang Idulfitri, di mana, harga kebutuhan pokok kerap meningkat dari harga normal.

2. Bansos Bisa untuk Kebutuhan Sehari-hari

Nurfitri, KPM dari Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, misalnya. Bantuan senilai Rp300 ribu masih sangat dibutuhkan. Terutama untuk keperluan hidup sehari-hari.

"Kami masih sangat membutuhkan sekali. Uang segini bagi kita sangat berarti. Bisa nambah buat jajan anak juga. Jika berkenan, tolong diperpanjang Pak Jokowi hingga pandemi Covid-19 berakhir," ujar Nurfitri di Jakarta.

3. Bansos Bisa Bantu Semuanya

KPM lainnya, Wiwit juga mengungkapkan hal serupa. Wiwit mengandalkan suaminya yang bekerja untuk menghidupi kebutuhan hidup keluarga. Namun, pandemi covid-19 membuat penghasilan suaminya tidak tetap.

"BST sangat membantu untuk semuanya. Untuk keperluan sehari-hari dan anak. Apalagi anak masih tiga tahun," kata Wiwiet.

4. Kemenkeu Tunggu Arahan Mensos Soal Dana Bansos

Kembali membahas anggaran BST. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan, anggaran sebetulnya bisa disiapkan. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Purwanto menjelaskan, pihaknya bisa menyiapkan anggaran selama ada usulan dari Mensos Risma.

"Tinggal tergantung ibu mensosnya. Kalu mengajukan tambahan anggaran ke Menkeu (Sri Mulyani Indrawati), kami proses, atau menunggu arahan dari presiden," tukasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini