Investasi Bodong 212 Mart di Kaltim, Ternyata Bukan Koperasi

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Senin 10 Mei 2021 04:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 320 2408071 investasi-bodong-212-mart-di-kaltim-ternyata-bukan-koperasi-FViZg48UjE.jpg Investasi (Shutterstock)

JAKARTA - Ratusan warga berbondong-bondong melaporkan dugaan investasi bodong yang dilakukan 212 Mart di Kalimantan Timur ke Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Para masyarakat ikut melakukan investasi beragam, mulai dari Rp500.000 sampai dengan Rp20 juta.

Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop UKM, Ahmad Zabadi mengaku telah merespons berita investasi bodong 212 Mart di Samarinda. Dirinya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi Kota Samarinda dan Koperasi Syariah 212 Pusat.

Karena itu setelah mendapatkan penjelasan didapat fakta bahwa kasus 212 Mart yang terjadi di Samarinda diinisiasi oleh komunitas 212 dalam bentuk Perseroan Terbatas, yaitu PT Kelontong Mulia Bersama.

"Sehingga ini bukan berbentuk koperasi," ujar Ahmad saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (5/5/2021).

Direktur Koperasi 212 yaitu Mela, juga didapat fakta bahwa komunitas 212 Mart di Kota Samarinda bukanlah merupakan bagian dari Koperasi 212. "Itu berbeda dengan Koperasi 212 yang kita kenal," katanya.

Baca selengkapnya: 6 Fakta di Balik Kasus Dugaan Investasi Bodong 212 Mart

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini