6 Cara Cegah Kalap Belanja Online Selama Libur Lebaran

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Jum'at 14 Mei 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 13 622 2409769 6-cara-cegah-kalap-belanja-online-selama-libur-lebaran-IUCqdvcnK8.jpg Tips Mengatur Keuangan Setelah Lebaran. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Tren belanja online meningkat, utamanya selama pandemi virus corona yang mengharuskan orang beraktivitas dari rumah. Kebutuhan Lebaran seperti beli baju baru hingga makanan bisa dipenuhi melalui belanja online.

Namun demikian, perlu diperhatikan dalam belanja online. Pasalnya, keuangan bisa jebol jika tidak bisa menahan nafsu karena begitu murahnya barang yang mau dibeli dan beragam promo diskon belanja.

Berikut beberapa tips untuk mencegah kalap ketika belanja keperluan Lebaran via online, dilansir dari akun Instagram Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Kamis (13/5/2021).

1. Buat rencana belanja

Rencana belanja tidak hanya penting ketika belanja di toko secara langsung, untuk meminimalisir “salah fokus” akibat melihat-lihat barang di e-commerce dengan mudah, maka rencana belanja ini juga penting dilakukan. Buat daftar atau list belanjaan sesuai kebutuhan dan hilangkan niat untuk belanja melebihi rencana.

Baca Juga: Mau Investasi Kripto? Perhatikan Dulu Risikonya

2. Rajin survei antar lapak

Riset mengenai harga dan kualitas barang antar lapak penjual berguna agar pembeli mengetahui “best deal” yang bisa didapat untuk barang yang sama. Bisa jadi ada toko yang menjual barang lebih murah namun tetap dengan kualitas yang tinggi. Pembeli juga bisa melihat komentar atau review pembeli lain di lapak tersebut.

3. Pilih situs belanja online terpercaya

Selain e-commerce, orang juga bisa berbelanja di saluran online lain, misal di media sosial seperti Instagram dan Facebook, atau melalui website penjualnya secara langsung. Pilih saluran yang terpercaya. Hal ini juga berlaku di e-commerce, pembeli juga harus berhati-hati ketika memilih lapak penjual.

Baca Juga: Alokasikan Sepertiga Uang THR untuk Investasi

4. Pilih penjual dengan reputasi baik

Hati-hati jika berbelanja secara online, pastikan penjual bukan penipu dengan mengecek rekening dan nomor teleponnya apakah pernah terdaftar dalam kasus penipuan. Selain itu, pembeli juga bisa memerhatikan kolom komentar di media sosial atau e-commerce mengenai ulasan pembeli lainnya.

5. Teliti sebelum membeli

Pembeli harus teliti mengenai apa yang akan dia transaksikan, baik itu jenis barang seperti warna, ukuran, dan jumlah barang. Pembeli juga harus memastikan bahwa kualitas barang sesuai dengan kebutuhan dan harga yang ditetapkan penjual.

6. Baca aturan pengembalian barang dan mekanisme pengaduan

Jika ternyata barang yang datang tidak sesuai ekspektasi, atau ada kesalahan dalam pengiriman jenis dan karakteristik barang, pembeli bisa meminta pengembalian barang. Aturan dan syaratnya bisa berbeda antar e-commerce atau situs belanja online lain, itu sebabnya penting untuk mempelajarinya sebelum membeli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini