Penjual Sate Ogah Terima Bayaran dari Uang Rp75.000, Kenapa Ya?

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 15 Mei 2021 06:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 14 320 2410259 penjual-sate-ogah-terima-bayaran-dari-uang-rp75-000-kenapa-ya-FNEZqYNFBP.jpg Seorang Pedagang Tolak Uang Rp75.000. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Baru-baru ini bereda di media sosial yang memperlihatkan seorang penjual sate menolak dibayar dengan uang pecahan kertas Rp75.000. Meskipun, Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah menegaskan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI nominal Rp75.000 itu bisa digunakan untuk bertransaksi sehari-hari.

Dalam video yang di-posting pemilik akun TikTok tasripin_007 itu, seorang laki-laki memegang uang menyebutkan, dia hendak membayar sate memakai uang Rp75.000 tersebut. Namun, penjual sate menolak menerima pembayaran dengan UPK 75 RI berwarna merah putih tersebut memiliki gambar tampak muka depan Soekarno-Hatta.

Ini saya mau bayar sate, pake uang yang baru Rp75 ribu, tapi ibu ini nggak mau nerima. Katanya ini uang nggak bisa dipakai," kata laki-laki tersebut seperti dikutip dari iNews.id, Kamis (13/5/2021).

"Bukan nggak bisa dipakai, orangnya belum tahu," kata seorang laki-laki yang terlihat di belakang penjual sate menjawab. Sementara penjual sate itu terlihat sibuk memanggang sate.

Mendapat jawaban seperti itu, perekam video itu kembali menjawab, dirinya sudah memberi tahu bahwa uang baru itu bisa digunakan untuk bertransaksi sehari-hari karena merupakan uang sah.

Namun, si ibu penjual sate tetap tidak mau menerima uang itu sebagai alat pembayaran. Akhirnya, laki-laki itu tidak jadi membeli sate.

Baca Selengkapnya: Viral Penjual Sate Ogah Dibayar dengan Uang Rp75 Ribu

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini