Jokowi Akui Suplai Vaksin Gotong Royong Masih Bermasalah

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 320 2412406 jokowi-akui-suplai-vaksin-gotong-royong-masih-bermasalah-9ErXPtxnvf.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat keluhan soal kurangnya pasokan vaksin untuk para tenaga kerja di Kota Batam. Hal tersebut diterima Jokowi saat melakukan peninjauan vaksinasi covid-19 di Kepulauan Riau.

Jokowi pun mengakui bahwa masih ada masalah dalam suplai untuk vaksinasi gotong royong.

Baca Juga: Erick Thohir Tambah Jumlah Vaksin Gotong Royong Sinopharm dan Cansino

“Untuk vaksin gotong royong bagi perusahaan, bagi industri, bagi pabrik, ini memang masih memiliki masalah suplainya,” katanya, Rabu (19/5/2021).

Dia mengatakan bahwa untuk program vaksinasi gotong royong target jumlah vaksinnya adalah 30 juta dosis.

Baca Juga: 165 Ribu Karyawan Disuntik Vaksin Gotong Royong Tahap I

“Targetnya kita memang 30 juta dapat vaksin untuk vaksin gotong royong. Tapi baru masuk ke negara kita, Indonesia 420 ribu. Masih kecil sekali,” tuturnya.

Jokowi mengakui bahwa vaksin saat ini memang jadi barang rebutan semua negara di seluruh dunia. Namun dia berjanji nantinya Kota Batam akan masuk dalam prioritas vaksin gotong royong.

“Memang ini jadi rebutan. Tapi saya nanti akan, di samping saya pak menteri kesehatan, saya akan berikan prioritas untuk Batam, utamanya untuk industri,” pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini