Cara Sederhana Atur Keuangan, Efektif dan Tidak Rumit

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 20 622 2412830 cara-sederhana-atur-keuangan-efektif-dan-tidak-rumit-6JXrOpX6kg.jpg Tips Mengatur Keuangan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pengelolaan keuangan sangat membantu setiap pekerja dalam menyisihkan uangnnya baik untuk kebutuhan sehari-hari hingga membayar utang dan menabung. Namun banyak yang kesulitan bagaimana mengelola keuangan yang baik dan tepat.

Untuk mengatasi kesulitan memulai penganggaran keuangan, mulailah dengan sesuatu yang sederhana. Anggaran paling sederhana yaitu 80/20, menyisihkan 20% dari pendapatan untuk ditabung dan 80% untuk yang lainnya.

Demikian pula, anggaran 50/30/20 mengharuskan seseorang menyisihkan 20% untuk ditabung, lalu membagi porsi yang tersisa menjadi 50% untuk kebutuhan dan 30% untuk keinginan.

Tetapi jika membutuhkan sesuatu yang sedikit lebih spesifik dan terstruktur dari kedua itu, anggaran lima kategori berikut memungkinkan seseorang memecah pengeluaran menjadi kategori dasar yang sederhana, sehingga dapat terlihat prioritas pengeluaran dan membuat penyesuaian jika perlu.

Baca Juga: Coba Diperiksa! Ini 9 Tanda Miliki Utang Terlalu Banyak

Jika mengikuti anggaran ini, orang secara otomatis akan menyisihkan sebagian dari uang untuk pembayaran utang dan tabungan, sangat membantu untuk mencapai tujuan keuangan lebih cepat. Berikut ulasannya, dilansir dari The Balance, Jumat (20/5/2021).

Perumahan

Salah satu kategori anggaran terpenting adalah apa yang dibelanjakan untuk tempat tinggal. Idealnya, perumahan harus mengambil tidak lebih dari 35% dari pendapatan untuk dibawa pulang.

Anggaran perumahan termasuk hipotek atau sewa, ditambah setiap pengeluaran terkait perumahan lainnya: perbaikan dan pemeliharaan rumah; pajak properti, utilitas seperti listrik, gas, air, dan sampah, dan asuransi pemilik rumah atau penyewa.

Jika seseorang benar-benar tidak dapat memangkas biaya perumahan hingga 35% atau kurang dari keseluruhan anggaran, dia harus mengetahui cara memangkas kategori lain dari anggaran.

Transportasi

Biaya transportasi seharusnya tidak lebih dari 15% dari pendapatan. Jika memiliki sebuah mobil, orang juga harus memperhitungkan pemeliharaan mobil itu, bukan hanya biaya pinjaman atau cicilan. Hal ini mencakup: bensin, penggantian oli, cuci mobil, tune-up, dan perbaikan mobil seperti radiator atau timing belt baru.

Baca Juga: 6 Tips Meminjamkan Uang ke Keluarga Tanpa Menimbulkan Konflik

Biaya transportasi juga termasuk biaya parkir, dan jika seseorang naik angkutan umum, jumlah yang dia bayarkan termasuk untuk ongkos bus, angkot, busway, KRL, atau MRT.

Biaya Hidup Lainnya

Biaya hidup lainnya, yang sebagian besar merupakan pengeluaran opsional, harus memakan maksimal 25% dari pendapatan. Ini termasuk kegiatan rekreasi seperti makan di restoran, tiket konser, pakaian baru, pergi ke acara olahraga, dan liburan.

Paket data ponsel, tagihan kabel, dan langganan bulanan lainnya juga termasuk dalam kategori ini, kecuali seseorang membutuhkannya untuk bekerja. Cari cara untuk mengurangi pengeluaran lain-lain jika pengeluaran melebihi penghasilan.

Tabungan

Dari setiap penghasilan yang masuk, anggarkan untuk menghemat 10% dari gaji. Orang bahkan dapat membuat akun terpisah yang kurang dapat diakses, untuk mengurangi godaan untuk membelanjakan uang ini.

Pertimbangkan untuk memasukkannya ke dalam rekening reksadana atau tabungan deposito sehingga memperoleh sedikit bunga. Tabungan sebagian besar untuk dana darurat, dana pensiun, dan investasi seperti rumah baru atau pendidikan masa depan anak-anak.

Pembayaran Utang

Pembayaran utang harus menghabiskan maksimal 15% dari pendapatan. Ini termasuk kartu kredit atau student loan. Tidak termasuk pembayaran hipotek atau pembayaran mobil, yang tercantum di kategori "perumahan" dan "transportasi", namun termasuk pembayaran ekstra untuk hipotek dan pinjaman mobil di luar batas minimum.

Anggaran 80/20 dan anggaran 50/30/20 sama-sama menganjurkan tingkat tabungan sebesar 20%, namun itu termasuk pembayaran utang. Dalam anggaran lima kategori ini, tabungan dan utang terdaftar sebagai dua kategori terpisah. yaitu 10% dan 15%.

Anggaran seperti ini bahkan lebih agresif dan ambisius daripada yang direkomendasikan oleh dua model anggaran lainnya. Gunakan anggaran lima kategori ini jika ingin membuat anggaran yang bisa diterapkan lebih detail dan efektif, tetapi tidak terlalu detail atau rumit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini