Investasi Senjata Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5%, Wamen BUMN Siapkan Kawasan Pantura

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 21 Mei 2021 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 21 320 2413655 investasi-senjata-ekonomi-ri-tumbuh-di-atas-5-wamen-bumn-siapkan-kawasan-pantura-duwNBtUTxr.jpeg Ekonomi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang fokus dalam penanganan pandemi covid-19. Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan berbagai upaya untuk memulihkan ekonomi yang tertekan akibat pandemi covid-19.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia diharapkan bisa segera pulih dari pandemi covid-19, sehingga dalam beberapa tahun mendatang diharapkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5%.

Baca Juga: Sri Mulyani Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Tahun Depan

 

Salah satu langkah untuk memulihkan ekonomi pasca covid-19 adalah dengan menarik membangun kawasan industri. Dengan pembangunan kawasan industri ini, diharapkan investor lokal maupun asing bisa tertarik untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Salah satu yang akan bisa menjadi pendorong adalah peningkatan dari investasi. Dan salah satu yang menjadi strategi pemerintah untuk bisa mendatangkan investasi adalah membangun sebuah kawasan industri. Khususnya dalam hal ini di kawasan Pantura untuk bisa mengundang investasi ke Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Menurut Pahala, persyaratan untuk bisa mendatangkan investasi ke Indonesia adalah dengan memberikan kemudahan dalam hal perizinan. Selain itu juga adalag efisiensi dalam infrastruktur dan biaya untuk bisa masuk ke dalam kawasan industri tersebut.

Selain itu, kepastian ketersediaan listrik dan energi bagi perusahaan yang akan masuk ke dalam kawasan industri tersebut. Untuk infrastruktur dan pasokan gas bumi, PGN sudah berkomitmen untuk menyalurkan gas bumi ke Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) di Jawa Tengah.

“Saat ini kita sudah mendapatkan komitmen dari beberapa investor untuk bisa masuk ke dalam kawasan-kawasan industri tersebut. Untuk itu saya berharap bahwa HOA yang ditandatangani oleh PGN dengan KIK dan KITB hari ini dapat betul-betul bisa dilanjutkan menjadi sebuah kerjasama dan memastikan ketersediaan energi di kedua kawasan tersebut,” jelas Pahala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini