Share

Jualan Ayam Laris Manis, Charoen Pokphand Raup Laba Rp3,84 Triliun pada 2020

Aditya Pratama, iNews · Senin 31 Mei 2021 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 278 2417748 jualan-ayam-laris-manis-charoen-pokphand-raup-laba-rp3-84-triliun-pada-2020-ip4gyPZxIK.jpg Ayam (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) meraup laba bersih Rp3,84 triliun pada 2020. Laba bersih ini naik 5,41% dari tahun 2019 sebesar Rp3,64 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (31/5/2021), penjualan neto CPIN di tahun 2020 tercatat sebesar Rp42,51 trilliun atau naik 0,04% dari tahun sebelumnya sebesar Rp42,50 triliun, dengan laba per saham dasar Rp234.

Adapun penjualan neto CPIN terdiri atas pakan, ayam pedaging, anak ayam usia sehari, ayam olahan dan lain-lain. Ayam pedaging menjadi penyumbang pendapatan tertinggi sebesar Rp19,03 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp17,27 triliun.

Baca Juga: Charoen Pokphand Siapkan Belanja Modal Rp2,5 Triliun 

Kemudian, pakan tercatat Rp14,23 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp15,99 triliun, ayam olahan tercatat Rp5,60 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp4,88 triliun.

Anak ayam usia sehari tercatat Rp2,15 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,77 triliun, dan penjualan lain-lain tercatat Rp1,48 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,56 triliun.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

CPIN mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp34,26 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,52 triliun, beban operasi lain juga turun menjadi Rp406,06 miliar dari sebelumnya Rp434,68 miliar. Sementara itu, beban penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp1,28 triliun dari sebelumnya Rp1,20 triliun.

Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp4,84 triliun, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp1,80 triliun, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp2,32 triliun.

Charoen Pokphand Indonesia mencatatkan liabilitas sebesar Rp7,80 triliun dan ekuitas sebesar Rp23,34 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp31,15 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp29,10 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini