Indonesia Negara dengan Vaksinasi Covid-19 Tertinggi di Asean, Erick Thohir Belum Puas

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 320 2417936 indonesia-negara-dengan-vaksinasi-covid-19-tertinggi-di-asean-erick-thohir-belum-puas-jQ3k1OlSgX.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Jumlah warga Indonesia yang mendapat vaksin Covid-19 terus bertambah. Begitu juga dengan jumlah dosis vaksin yang sudah diproleh sebanyak 75,9 juta dosis untuk digunakan pada 37,5 juta penduduk Indonesia.

 Program vaksinasi Indonesia pun diklaim terbaik di Asia Tenggara. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, capaian program vaksinasi dikarenakan pemulihan kesehatan menjadi program utama pemerintah. Namun demikian, pemerintah tidak berpuas diri dan terus dimasifkan pelaksanaan vaksinasi nasional.

Baca Juga: RI Kembali Kedatangan Vaksin Sinopharm, Erick Thohir Jamin Keamanan Mutu dan Khasiatnya

"Tentu, ini terus kita tingkatkan apalagi kita lihat daripada respon perbandingan kita dengan negara Asean kita adalah salah satu negara Asia Tenggara yang vaksinasinya sudah tinggi, apakah kita berpuas diri? Tidak," ujar Erick, Senin (31/5/2021).

Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan negara Asean, di ranah global, trend vaksinasi di Indonesia masih di bawah China dan Amerika Serikat. Posisi ini membuat pemerintah terus menggalakkan pengadaan vaksin Covid-19 dengan sejumlah produsen farmasi global.

Baca Juga: Menko Airlangga: Pemerintah Pastikan Mutu & Keamanan 8 Juta Vaksin Sinovac yang Tiba Hari Ini

"Apalagi kalau kita lihat perbandingan kita dengan vaksinasi negara besar lain, seperti China, Amerika Serikat, kita masih di bawah, ini masih terus kita tingkatkan," katanya.

Secara agregat, kapasitas vaksin yang ada di PT Bio Farma (Persero) mencapai 267.600.000 dosis. Jumlah tersebut terdiri dari bulk vaksin Sinovac yang diimpor dari China, vaksin Sinovac jadi, dan hasil produksi Induk Holding BUMN Farmasi tersebut. Angka tersebut meningkat dari target sebelumnya yakni 150 juta per tahun.

Khusus bahan baku vaksin Sinovac yang sudah diterima Bio Farma, hingga 18 Mei 2021 mencapai 65.500.000 dosis. Sementara jumlah yang sudah diproduksi secara bertahap mencapai 48.793.100.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini