Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom Dapat Gaji Rp1,49 Miliar hingga Rp11,3 Miliar

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 01 Juni 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 278 2418376 abdee-slank-jadi-komisaris-telkom-dapat-gaji-rp1-49-miliar-hingga-rp11-3-miliar-xjFV2U93gs.jpg Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom (Foto: Instagram)

JAKARTA - Abdee Slank atau Abdi Negara Nurdin diangkat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjadi Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Abdee Slank akan menerima gaji miliaran Rupiah sebagai Komisaris Independen Telkom.

Abdee merupakan gitaris Slank yang pernah bermain dengan gitaris nasional dan internasional, yakni salah satunya Paul Gilbert. Dia lahir di Donggala, Sulawei Tengah, 28 Juni 1968. Selain itu, Abdee juga tampil sebagai produser, penulis lagu, dan vokalis pendukung.

Berikut beberapa fakta penunjukkan Abdee Slank menjadi Komisaris PT Telkom Indonesia yang dilansir Okezone.

1. Alasan pengangkatan

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, pengalaman Abdee di dunia musik sejalan dengan core business Telkom, salah satunya yakni penguatan konten. Hal tersebut dinilai sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Kita tahu Telkom itu masih belum kuat kontennya. Pak Erick dorong Telkom agar masuk ke konten. Nantinya Abdi ini akan bantu supaya Telkom ini kuat di konten yang dijual ke publik," ujar Arya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Baca Juga: Jadi Komisaris Bergaji Miliaran, Ini Sederet Tugas Abdee Slank dari Erick Thohir 

2. Pengalaman Abdee

Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menilai, ditunjuknya Abdee adalah suatu hal yang pantas. Karena selama ini kiprah gitaris Slank tersebut sudah melampaui kapasitas sebagai seorang musisi.

"Selain matang di industri musik dan hiburan, Abdee yang saya kenal sejak tahun 2005, sudah membuktikan eksistensi di organisasi masyarakat dan pemerintah. Selain aktif dalam kegiatan sosial, lingkungan hidup, gerakan anti Narkoba serta gerakan anti Korupsi, dia mendukung setiap semangat perubahan. Saya yakin dia akan mendorong dan memberikan semangat baru bagi Telkom," ujar Triawan kepada wartawan, Sabtu (29/5/2021).

 

3. Jabatan sebelumnya

Diketahui, Abdee telah menjabat sebagai komisioner di dua perusahaan berbeda, yakni di PT Sugih Reksa Indonesia (2020 – sekarang) dan PT Nagara Sains Ekosistem (2021 – sekarang).

Tidak hanya itu, Abdee juga sempat mendirikan beberapa perusahaan yang bergerak di bidang musik yakni PT Hijau Multi Kreatif (2005 – sekarang) dan Maleo Music (2009 – sekarang).

4. Gaji Komisaris Telkom

Berdasarkan laporan keuangan Telkom Indonesia tahun 2020, remunerasi bagi Dewan Komisaris ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-04/MBU/2014.

Di mana, besaran gaji seorang Komisaris Telkom akan disesuaikan dengan jenis jabatannya. Komut mendapat yang paling besar jumlahnya untuk gaji dan tunjangan lainnya. Remunerasi tersebut juga ditetapkan tiap tahun dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Komponen remunerasi Dewan Komisaris berdasarkan beleid tersebut adalah gaji atau honorarium, tunjangan yang terdiri dari tunjangan hari raya, tunjangan transportasi, tunjangan asuransi purna jabatan, lalu ada fasilitas yang terdiri dari kesehatan dan bantuan hukum, terakhir adalah tantiem atau insentif kerja, di mana tantiem dapat diberikan tambahan berupa penghargaan jangka panjang.

Untuk tahun 2020, total remunerasi yang dibayarkan kepada seluruh Dewan Komisaris Telkom adalah Rp96,0 miliar. Dengan rincian, Komut Rp9,86 miliar per tahun yang terdiri dari honorarium dan tunjangan lainnya Rp3,81 miliar dan tantiem Rp6,06 miliar.

Sementara, gaji Komisaris Independen dari Rp1,49 miliar sampai Rp11,31 miliar per tahun. Besaran remunerasi masing-masing Komisaris Independen berbeda-beda dari nilai gaji dan tunjangan serta tantiem. Untuk yang besaran Rp1,49 miliar ini ada yang sama sekali tidak mendapat tantiem atau hanya berupa gaji dan tunjangan lainnya.

Sementara untuk jabatan Komisaris total remunerasinya mulai dari Rp1,48 miliar sampai Rp8,86 miliar. Angka tersebut juga terdiri dari gaji dan tunjangan lainnya, serta tantiem. Bagi yang mendapat Rp1,48 miliar ini tercatat tidak mendapatkan tantiem, sementara yang mencapai Rp8,86 miliar tercatat berupa gaji, tunjangan lainnya, dan tantiem.

Masih dalam laporan keuangan 2020 Telkom Indonesia, anggaran sebesar Rp96,0 miliar untuk remunerasi ini dibayarkan kepada seluruh Dewan Komisaris yang berjumlah 16 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini