Hary Tanoe Ungkap Alasan MNC Bank Rights Issue

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 09 Juni 2021 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 278 2422468 hary-tanoe-ungkap-alasan-mnc-bank-rights-issue-zZq7EjxIYW.jpg Pemegang Saham MNC Bank Setujui Non HMETD dan HMETD. (Foto: Okezone.com/MNC Bank)

JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, HMETD yang akan ditawarkan MNC Bank sebanyak 14,2 miliar saham, yang mewakili setengah dari saham saat ini atau 2 : 1.

Baca Juga: Sah! Disetujui Pemegang Saham, MNC Bank Tambah Modal Perkuat Infrastruktur Digital

"Jadi RUPSLB tadi menyetujui antara lain untuk pengeluaran saham baru melalui right issue sebesar 14 miliar saham lebih, intinya 2 saham lama dapat membeli 1 saham baru, right issue diharapkan dapat selesai akhir Agustus 2021," ujar Hary dalam Public Expose MNC Bank, Rabu (9/6/2021).

Hary menambahkan, tujuan dari aksi korporasi tersebut untuk memperkuat permodalan MNC Bank. Selain itu, aksi korporasi ini juga digunakan untuk ekspansi landing capacity bank secara digital melalui aplikasi MotionBanking, karena dengan ekosistem digital sudah bisa menjangkau siapa saja yang layak untuk dibiayai dan juga untuk pertumbuhan user acquisition agar bisa lebih cepat.

Baca Juga: BABP to The Mars, Saham MNC Bank Menuju Rp1.630/Saham

Kemudian, right issue juga digunakan mengembangkan MotionBanking agar aplikasi menjadi lebih bagus, lebih user friendly, fitur menjadi lebih banyak, termasuk development Artificial Intelegence (AI) berdasarkan AI based credit scoring.

"Jadi, analisa kredit berbasis AI untuk memaksimalkan keakurasian daripada penyaluran kredit dan juga integrasi fintech atau digital financial service lainnya di dalam grup termasuk MotionPay dan virtual credit card dan fintech fintech lain yang tentunya terkait dengan grup atau di luar grup," kata dia.

Selain itu, Aksi korporasi lain yang akan dilakukan yaitu PMTHMETD sebanyak 2,5 miliar saham atau maksimal 10 persen dari total saham yang disetor oleh MNC Bank dengan target penempatan pada semester kedua 2022 hingga semester pertama 2023.

"RUPS juga menyetujui pengeluaran Non HMETD sebanyak sekitar 2,5 miliar saham, tapi pelaksanaannya itu masih panjang jangka waktunya masih dua tahun," ucap Hary.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini