Hacker Gentayangan Incar Lembaga Keuangan Digital

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425525 hacker-gentayangan-incar-lembaga-keuangan-digital-G2I7TAPb6t.jpg Lembaga Keuangan Digital. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah fokus terhadap aspek cyber security dalam digitalisasi perbankan. Cyber security pada layanan keuangan harus diperhatikan untuk melindungi nasabah.

"Karena perbankan ini memang mau enggak mau harus transform dirinya menjadi digital product semua, karena kalau enggak, enggak kompetitif," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, dalam webinar BPK di Jakarta, Selasa(15/6/2021).

Baca Juga: Digitalisasi Perbankan, Ini yang Akan Terjadi

Dia mencontohkan, transfer uang sekarang tidak perlu datang ke bank. Tetapi, dibalik kemudahan tersebut, risiko cyber masih membayangi.

"Ada risiko yang kita sebut risiko cyber apalagi ini hacker sudah mulai bergentayangan untuk nyatronin beberapa lembaga keuangan," ungkap Wimboh.

Baca Juga: Akhirnya! Biaya Tarik Tunai dan Cek Saldo di ATM Link Dibatalkan

Hal ini ujung-ujungnya adalah minta dibayar dan ini pembayarannya menggunakan kripto. Penggunaan kripto karena mungkin itu sulit di-track.

"Nah, memang tantangan ini sesuatu hal yang berevolusi, yang jadi perhatian kita bersama sehingga kita harus sering duduk bersama mengatasinya," pungkas Wimboh.

Sebagai informasi, sejumlah bank di Indonesia telah mempercepat proses digitalisasi perbankan pada tahun 2021 ini. Hal tersebut terlihat dari data transaksi digital banking yang melonjak signifikan selama pandemi Covid-19. Diketahui, selama pandemi data volume transaksi digital banking melonjak sebesar 41,53%.

Analis PT Pefindo Putri Amanda mengatakan, disrupsi digital tidak akan mengubah struktur industri perbankan di Indonesia.

“Kami memperkirakan bank-bank baik BUMN maupun swasta besar dengan basis ritel yang kuat, kemudian dengan permodalan yang besar, serta mereka juga memiliki pengalaman dalam memenuhi regulasi dan teknologi yang lebih baik, itu juga akan tetap tumbuh di tengah lingkungan yang menantang,” katanya dalam acara Market Review IDX Channel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini