Gaji PNS Bakal Naik dengan Sistem Baru, Pengamat: Masih Banyak Nepotisme

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425604 gaji-pns-bakal-naik-dengan-sistem-baru-pengamat-masih-banyak-nepotisme-f2Zc6sC5C2.jpg Gaji PNS Bakal Naik dengan Sistem Baru. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Sistem gaji PNS segera dilakukan perombakan. Dengan sistem baru nantinya, gaji PNS pun bakal naik.

Saat ini, gaji PNS tengah dalam masa penyusunan ulang untuk komponen-komponen perhitungannya. Sebab, formula gaji PNS akan berubah.

Baca Juga: Pilih Salah Satu, Tak Bisa Daftar CPNS dan PPPK Sekaligus

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai, penyesuaian standar penghitungan gaji yang ideal sulit dilakukan karena masih banyak praktik nepotisme dalam rekrutmen pegawai.

"Sistem yang baru nanti harus dilihat apakah menggunakan sistem merit atau tidak. Idealnya sistem merit seperti sekarang, tapi masih banyak yang masuk karena kedekatan. Ini yang membuat sulit. Teori HRD manapun akan sulit diterapkan kalau masih banyak nepotisme dan performanya tidak sesuai upahnya," ujar Agus saat dihubungi Okezone di Jakarta (15/6/2021).

Baca Juga: Pendaftaran Dibuka, Ini Tahapan Seleksi CPNS dan PPPK

Tidak hanya itu saja, tapi dia juga mengingatkan agar penambahan gaji PNS juga harus mempertimbangkan kemampuan kas negara saat ini. Terutama dengan banyaknya efisiensi anggaran yang sedang diperjuangkan pemerintah dan Pemda.

"Penambahan gaji harus disesuaikan dengan kondisi kas negara," terangnya.

Sebelumnya Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin mengapresiasi efisiensi pengelolaan anggaran dan kegiatan di Kemenkeu.

“Efisiensi belanja birokrasi yang dilakukan Kemenkeu perlu menjadi contoh bagi kementerian-kementerian lainnya. Dari yang sebelum pandemi, belanja birokrasi mencapai sekitar Rp1,97 Triliun, kemudian menurun drastis hingga 63% menjadi hanya sekitar Rp720 miliar. Jika Kemenkeu bisa melakukan efisiensi mencapai sekitar Rp1,25 triliun, tentu Kementerian/Lembaga (K/L) lain perlu didorong hal yang sama. Dengan begitu penghematan yang dihasilkan dapat lebih besar lagi,” kata Puteri beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini