Bertemu Menko Airlangga, Abdul Jalal si Peserta Kartu Prakerja Cerita Usaha Martabak Move On

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 19 Juni 2021 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 320 2427745 bertemu-menko-airlangga-abdul-jalal-cerita-manfaat-kartu-prakerja-YFxzov5G3P.jpg Menko Airlangga Berbincang dengan Salah Satu Alumni Kartu Prakerja. (Foto: Okezone.com/Kemenko Perekonomian)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berbincang dengan alumni Program Kartu Prakerja. Program Kartu Prakerja diinisiasi pemerintah sebagai salah satu upaya memulihkan ekonomi nasional melalui peningkatan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja Indonesia sekaligus mendorong kewirausahaan di masa pandemi.

Dalam rangkaian kegiatan temu alumni Kartu Prakerja di Jawa Tengah, Menko Airlangga bertemu dengan Abdul Jalal salah satu alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 6. Manfaat dan modal yang didapat dari mengikuti Program Kartu Prakerja digunakan Jalal untuk membangun sebuah usaha kuliner bernama “Martabak Move On”.

Baca Juga: Alumni Kartu Prakerja Jadi PNS, Menko Airlangga: Kasus yang Unik

Pengalaman patah hati bagi kebanyakan orang mungkin hanya membawa kesedihan, tapi bagi Abdul justru pengalaman itu menginspirasi dirinya dalam membangun usaha kuliner dengan nama tersebut.

“Sebenarnya yang paling penting dari Program Kartu Prakerja bukan insentifnya, tapi ilmunya. Hanya karena belajar cara mengocok telur dengan benar, sekarang martabak saya jadi lebih enak,” kata Jalal saat berbincang dengan Airlangga, Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga: Animo Masyarakat Tinggi, Menko Airlangga: Kartu Prakerja Berikan Manfaat Nyata

Sebelum mengikuti Program Kartu Prakerja, Jalal memang sudah menjalankan usaha kuliner. Namun, usaha tersebut belum terlalu berhasil. Merasa membutuhkan tambahan pengetahuan dalam berjualan dan mengolah makanan, Jalal memutuskan untuk mengikuti Program Kartu Prakerja. Pelatihan yang diambil adalah “Membuat Banana Coco Roll” dan “Sukses Jual Beli Marketing di Media Sosial”.

“Saya sangat mengapresiasi Mas Jalal yang melihat Program Kartu Prakerja ini sebagai sebuah peluang untuk mengembangkan kemampuannya dalam mengolah dan memasarkan produk usahanya. Situasi pandemi ini membuat aktivitas kita beralih ke digital. Mas Jalal memanfaatkan situasi ini untuk mulai memasarkan produknya secara digital. Semangat pantang menyerah ini tentu sangat menginspirasi kita semua,” ujar Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pada kesempatan tersebut, di samping membagikan masker, Airlangga didampingi oleh Menteri Perindustrian, Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian, PMO Program Kartu Prakerja, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank BNI dan Rektor Universitas Gadjah Mada memberikan bantuan berupa kompor dan mixer untuk Jalal.

Selain itu, pemilik usaha “Martabak Move On” tersebut juga mendapatkan Kredit Usaha Rakyat dari Bank BNI.

“Keberhasilan Kartu Prakerja sangat bergantung kepada bagaimana penerimanya memanfaatkan pelatihan yang ada. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling,” pungkas Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga secara spontan bernostalgia mengunjungi tempat tinggalnya semasa menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada. Dengan sangat antusias Menko Airlangga menceritakan cerita hidupnya ketika menjadi mahasiswa. Baginya, tempat tersebut memiliki banyak kenangan yang tak terlupakan hingga saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini