Bagi pasangan Tasya dan Markus Subroto, ada kebanggaan tersendiri menjual makanan Indonesia di Amerika. Menu-menu di restoran ini bukan hanya untuk para pembeli, tapi sekaligus untuk mempromosi kuliner dan budaya Indonesia.
“Untuk menu, kita apa yang bisa gitu loh. Apa yang kita bisa masak, ya itu kita jual gitu. Mayoritas di Somersworth ini kebanyakkan orang Manado. Nah, mereka juga cocok gitu loh. Mereka kan lain kalo mau kesini makan oh ini something new gitu yang gak pernah sehari-hari mereka makan. Jadi so far so good,” ungkap Tasya.
Hidangan yang terkenal di restoran ini bernama Tour of Indonesia. Markus menjelaskan bahwa hidangan ini hampir sama dengan hidangan Rijsttafel yang mempunyai beberapa macam menu, tetapi mereka menamakannya Tour of Indonesia karena ada beberapa masakan yang datang dari daerah yang berbeda di Indonesia.
Selain itu, restoran ini juga menyajikan hidangan bernama Tahu Gimbal yang berasal dari kota Semarang, tempat kelahiran Markus. Ia mengungkapkan bahwa restoran ini kemungkinan adalah satu-satunya tempat di Amerika yang menjual hidangan ini karena ini adalah makanan favorit Markus sejak Ia kecil.
Untuk menjaga kualitas, pasangan yang mempunyai dua remaja berusia 16 dan 14 tahun ini terus berinovasi, untuk membuat masakan Indonesia agar lebih dikenal di kota ini.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.