Ada Holding Ultra Mikro, Bagaimana Nasib Koperasi Simpan Pinjam?

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 320 2430437 ada-holding-ultra-mikro-bagaimana-nasib-koperasi-simpan-pinjam-hFNzj21x1V.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTAHolding BUMN Ultra Mikro dipastikan berdampak positif sebab dapat memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro untuk mengembangkan usahanya.

“Selama ini pelaku usaha ultra mikro belum banyak tersentuh oleh lembaga pembiayaan, sehingga dengan terbentuknya holding ultra mikro menghadirkan pemerataan sumber-sumber pembiayaan di semua level usaha,” kata Deputi Perkoperasian KemenkopUKM Ahmad Zabadi di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinggal Teken PP Holding BUMN Ultra Mikro

Zabadi menegaskan kehadiran holding ultra mikro tidak perlu dikhawatirkan oleh penggiat Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan menganggap sebagai persaingan. Pendekatan layanan yang diberikan oleh KSP dan holding sebagai bank berbeda. KSP sebagai lembaga koperasi berbasis keanggotaan, hanya memberikan layanan kepada anggota yang di dalamnya ada semangat memiliki dan gotong royong.

Baca Juga: Holding BUMN Ultra Mikro, Erick Thohir Ingin Akses Pembiayaan Dipermudah

Dikemukakan masing-masing lembaga pembiayaan ini pun memiliki pasar masing-masing, di mana KSP dengan basis keanggotaan menciptakan rasa memiliki terhadap koperasi di mana dia menjadi anggota. Keberlangsungan koperasi merupakan hasil keputusan bersama anggota yang kemudian dijalankan bersama.

“Karena itu, kekhawatiran persaingan bunga pinjaman seharusnya tidak perlu ada, karena hal tersebut merupakan kesepakatan bersama dalam Rapat Anggota,” kata Zabadi. 

Lembaga KSP dengan prinsip-prinsip perkoperasian telah membangun sistem pengelolaan koperasi yang bersifat demokratis dan terbuka. Ada pembagian sisa hasil usaha (SHU) yang adil terhadap semua anggota.

“Anggota memperoleh kemanfaatan lain sebagai bagian dari koperasi, tidak sekedar hanya mendapatkan layanan pinjaman,” ucap Zabadi.

Zabadi meminta, ini saatnya KSP untuk semakin meningkatkan layananannya dan melihat potensi-potensi baru sebagai market yang akan menjadi pasar KSP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini