Menperin: Penerapan SNI Digencarkan untuk Keselamatan Konsumen

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 320 2430717 menperin-penerapan-sni-digencarkan-untuk-keselamatan-konsumen-uvyGbbVc4t.jpg SNI (Foto: Okezone)

Sementara SNI bidang industri yang telah ditetapkan adalah sebanyak 5.062 atau 37% dari total jumlah SNI sebanyak 13.518. Pemberlakuan SNI secara wajib juga didukung oleh Lembaga Penilaian Kesesuaian yang ditunjuk oleh Menteri Perindustrian, yang terdiri dari 52 Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) dan 89 Laboratorium Penguji.

Menperin menambahkan acara bimtek akbar yang diselenggarakan tersebut merupakan salah satu dukungan bagi peningkatan daya saing industri melalui penguatan sistem manajemen industri.

"Penerapan SNI Sistem Manajemen dapat mendukung perusahaan industri dalam membangun budaya kerja yang kondusif dan optimal dalam mewujudkan tujuan dari bisnisnya," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemenperin Dody Widodo menyampaikan, bimtek ini diikuti oleh sebanyak 2.200 peserta, terdiri dari kalangan pengusaha, pemerintah/lembaga, dan akademisi.

Adapuan, topik pelatihan yang diberikan meliputi sistem manajemen seperti SNI ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu, SNI ISO 19011:2018 tentang Pedoman Audit Sistem Manajemen, SNI ISO 14000:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan, SNI ISO/IEC 17025:2017 tentang Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi, HAS 23000 tentang Sistem Jaminan Halal, IATF 16949:2016 tentang Sistem Manajemen untuk Industri Otomotif, SMK3 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

"Dari kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami peraturan/kebijakan dan penerapan SNI sehingga dapat meningkatkan daya saing industri di pasar global dan tercapainya substitusi impor 35% pada tahun 2023" ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini