PPKM Darurat, Naik Kereta Syaratnya Apa Saja ?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 02 Juli 2021 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 02 320 2434311 ppkm-darurat-naik-kereta-syaratnya-apa-saja-C5LLQXJur8.jpg Syarat Naik Kereta Api Selama PPKM Darurat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunggu ketentuan perubahan operasional dan aturan perjalanan Kereta Api, terkait pemberlakuan PPKM Darurat yang berlaku pada 3-20 Juli 2021.

“KAI selaku operator Kereta Api tentu akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 yang tengah meningkat termasuk dengan menerapkan PPKM Darurat,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (2/7/2021).

Baca Juga: KAI Bakal Optimalkan Komersialisasi Aset, Ini Alasannya

Joni meminta masyarakat agar dapat beradaptasi dengan ketentuan baru yang akan diberlakukan di moda transportasi Kereta Api.

Sebab, akan ada penyesuaian pengoperasian Kereta Api, baik KA Jarak Jauh maupun KA Lokal. Bahkan, jika berdampak terhadap pembatalan perjalanan KA, maka bea tiket akan dikembalikan perusahaan 100%.

Baca Juga: Kabar Duka, Dirut KAI Commuter Mukti Jauhari Meninggal Dunia

Joni menegaskan, KAI mendukung semua langkah yang diambil pemerintah demi kebaikan bersama.

Persyaratan terbaru untuk perjalanan Kereta Api akan segera diumumkan setelah keluarnya peraturan detail dari pemerintah, dimana, saat ini masih dalam tahap pembahasan bersama berbagai pihak.

Sebagai informasi,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021 di Jawa dan Bali. Jokowi memastikan bahwa pembatasan aktivitas akan lebih ketat dibanding sebelumnya.

“PPKM Darurat ini akan meliputi pembatasan aktivitas-aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku,” katanya di Istana Merdeka. 

Berikut skenario lengkap PPKM Darurat Jawa Bali:

I. Periode Penerapan PPKM Darurat: 3-20 Juli 2021 dengan target penurunan penambahan kasus konfirmasi harian

II. Cakupan Area: 45 Kabupaten/Kota dengan Nilai Assesmen 4 dan 76 Kabupaten/Kota dengan Nilai Assesmen 3 di Pulau Jawa dan Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini