PPKM Darurat, Pengusaha Minta Ritel di Mal Tutup Jam 8 Malam

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436870 ppkm-darurat-pengusaha-minta-ritel-di-mal-tutup-jam-8-malam-3MqzITVH5g.jpg Ritel Minta Kelonggaran Jam Operasional Selama PPKM Darurat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Penerapan PPKM Darurat memberi dampak yang sangat besar pada industri ritel. Pasalnya hingga 20 Juli nanti, ritel dalam pusat perbelanjaan harus ditutup.

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Fernando Repi menuturkan, pihaknya tentu mendukung kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah. Namun, Aprindo menilai masih ada kesimpangsiuran dalam implementasinya.

Baca Juga: Ancaman PHK Buruh Ritel di Depan Mata, KSPI: Sekarang Lotte Tergonjang-ganjing

“Kita harus mendukung ya, bahwa kebijakan pemerintah ini merupakan salah satu solusi untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang sangat cepat. Tetapi, di satu sisi bahwa masih ada kesimpangsiuran dalam implementasinya itu. Kita berharap ini agar segera dapat di-adjust oleh pemerintah pusat,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (7/7/2021).

Dia menjelaskan, ketika sudah ada penyesuaian, peritel berharap agar jam operasional dapat ditambah sesuai dengan apa yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: 3 Fakta Ancaman PHK Buruh Ritel, Lotte Ikut Tergonjang-ganjing

“Kami catat ada beberapa daerah yang masih melakukan pembatasan operasional ritel sampai dengan jam 5 sore. Oleh karena itu, sampai dengan saat ini kami masih terus melakukan sosialisasi aktif dengan beberapa pemerintah kota dan kabupaten di Jawa-Bali,” jelas Fernando.

Lanjutnya, protap-protap pada peritel modern dilakukan dengan sangat ketat dan terukur. Sehingga, ritel tetap bisa beroperasi sesuai dengan peraturan yang ada di PPKM Darurat.

Sementara itu, Fernando mengatakan, pihaknya berharap bahwa jam operasional diberikan kelonggaran waktu. Sebab, dikhawatirkan akan menimbulkan penumpukan transaksi di jam-jam tertentu.

“Operasional sampai jam 7 atau 8 malam ya. Balik lagi tadi, kita sangat mendukung PPKM Darurat. Tapi kita juga berharap diberikan kelonggaran waktu. Sebab, jika ditutup terlalu sore jam 5 atau 6 kami khawatir nanti bisa saja banyak order atau transaksi yang sangat masif di jam tersebut. Sehingga, khawatir malah terjadi penumpukan di dalam gerai kami,” kata dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini