Erick Thohir Pede LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Rampung Akhir 2021

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 320 2438071 erick-thohir-pede-lrt-jabodebek-dan-kereta-cepat-rampung-akhir-2021-KVjkdMCDsi.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian BUMN menargetkan, Proyek Lintas Rel Terpadu atau LRT Jabodebek dan proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) rampung rampung akhir 2021. Saat ini progres pembangunan LRT mencapai 80%, sementara KCIC mencapai sekitar 78%.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, progres dan target penyelesaian pembangunan dua proyek strategi nasional (PSN) tersebut berkat dukungan DPR dan pemerintah.

“Jadi proyek-proyek ini banyak pihak pesimis. Tapi alhamdulilah dengan support diberikan anggota dewan dan Kementerian terkait dan Kemenkeu, proyek bisa jalan dan diselesaikan tahun 2022 dan akhir tahun 2021," ujar Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, dikutip Jumat (8/7/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Ajukan Anggaran Rp106 Triliun untuk BUMN

Dia menyebut, jika pembangunan kedua proyek tersebut berhasil dirampungkan akhir tahun ini atau awal 2022, maka akan menjadi prestasi besar bagi Indonesia.

Baca Juga: Alasan Erick Thohir Usul PMN Rp7 Triliun untuk BNI

"Ini prestasi luar biasa, harus jadi legacy untuk kita semua yang kami coba untuk selesaikan hal ini," katanyam

Untuk mempercepat realisasi pengerjaannya, Kementerian BUMN meminta dukungan kepada Komisi VI DPR agar menyetujui usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) tambahan 2021 untuk PT Kereta Api (Persero) sebesar Rp7 triliun.

Di mana, PMN tambahan KAI dialokasikan untuk pengerjaan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodetabek sebesar Rp2,7 triliun dan pemenuhan base equity Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) sebesar Rp4,3 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini