Insentif Tenaga Kesehatan Tidak Dibayar, Sri Mulyani: Itu Hoax!

Antara, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 21:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 320 2439609 insentif-tenaga-kesehatan-tidak-dibayar-sri-mulyani-itu-hoax-eJNWMocZT1.jpg Sri Mulayni Pastikan Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Insentif tenaga kesehatan telah dibayar sebesar Rp2,9 triliun kepada 375 ribu nakes pusat, sejak Januari hingga 9 Juli 2021.

"Sehingga mengenai kabar nakes tidak dibayar itu hoax karena ini ada anggarannya dan telah dibayarkan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dikutip dari Antara, Senin (12/7/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Bayar Insentif Rp2,6 Triliun untuk 323.486 Tenaga Kesehatan

Bahkan, menurut Sri Mulyani, program insentif nakes telah diperpanjang hingga akhir tahun ini, dari yang sebelumnya akan diselesaikan pada akhir Juni 2021.

Dia juga mengungkapkan, santunan kematian juga telah dibayarkan sebesar Rp49,8 miliar kepada 166 nakes pusat.

Baca Juga:PPKM Darurat, Sri Mulyani Tambah Anggaran Rp185,9 Triliun

"Tentu kita sangat sedih melihat jumlahnya dan ini menggambarkan risiko yang luar biasa," ucap dia.

Selain itu, akselerasi pembayaran insentif nakes daerah sebesar Rp8,15 triliun yang telah dialokasikan melalui earmarked dana alokasi umum (DAU)/dana bagi hasil (DBH) tahun 2021 juga akan dipercepat.

"Insentif nakes daerah sudah dibayarkan beberapa, namun pemerintah daerah akan membantu akselerasinya," kata dia.

Dia pun menjelaskan, seluruh dana tersebut berasal dari anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 yang dialokasikan sebesar Rp699,43 triliun.

Dalam program tersebut, alokasi anggaran kesehatan ditingkatkan dari semula Rp172,8 triliun menjadi Rp193,9 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini