Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kopi Robusta dan Arabika Bisa Jadi Andalan Ekspor

Antara , Jurnalis-Selasa, 13 Juli 2021 |07:48 WIB
Kopi Robusta dan Arabika Bisa Jadi Andalan Ekspor
Kopi Jadi Andalan Ekspor (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Produk unggulan kopi arabika (Java preanger) dan robusta asal petani kopi Subang bisa menjadi andalan ekspor. Para petani kopi yang jumlahnya lebih dari 200 orang dan bernaung di bawah binaan Koperasi Gunung Luhur Berkah di Subang itu akan mendapatkan program pelatihan dan pendampingan dari LPEI selama enam bulan.

Programnya meliputi pelatihan mengenai teknik budi daya dan pengolahan kopi, perluasan akses pasar ekspor, penyusunan laporan keuangan, dan peningkatan kapasitas produksi, dan LPEI akan bekerja sama dengan Koperasi Gunung Luhur Berkah (GLB) dalam proses pendampingan.

Baca Juga:Ketika Sri Mulyani Terpikat Masuk ke 'Dunia Kopi' Pak Suradi

Pendampingan akan diberikan kepada petani di enam desa yaitu Cisalak, Nagrak, Cupunagara, Darmaga, Sukakerti, dan Pasanggrahan dengan produk unggulan kopi arabika (Java preanger) dan robusta.

Penerima manfaat langsung dari program pendampingan ini mencapai 208 petani kopi. Kapasitas produksi keenam desa mencapai lebih dari 100 ton biji kopi setiap tahunnya dengan luas kebun 140 hektare.

Baca Juga: Penjualan Kopi Bubuk hingga Biji Laris Manis Selama Pandemi Covid-19

Direktur Eksekutif LPEI D James Rompas mengatakan LPEI atau Indonesia Eximbank kini tengah mengembangkan desa devisa ketiga di Kabupaten Subang, Jawa Barat, guna memberikan pendampingan dan pengembangan kapasitas pelaku usaha berorientasi ekspor di wilayah tersebut.

"Kami cukup yakin dengan potensi Subang dengan komoditas kopinya dan berharap melalui program pelatihan selama enam bulan ke depan dapat meningkatkan kapasitas petani, sehingga kualitas biji kopinya juga dapat memenuhi kebutuhan ekspor," ujar James dilansir dari Antara, Selasa (13/7/2021).

Sementara Ketua Koperasi GLB Miftahudin Shaf menyampaikan, masyarakat telah bertani kopi dalam jangka waktu yang panjang dan tidak pernah terbayang bahwa produknya dapat diekspor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement