Sri Mulyani Tambah Insentif Nakes Rp1,08 Triliun, Jumlah Dokter dan Perawat Diperbanyak

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 320 2442233 sri-mulyani-tambah-insentif-nakes-rp1-08-triliun-jumlah-dokter-dan-perawat-diperbanyak-MOrvya5nxb.jpg Insentif Tenaga Kesehatan Ditambah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah anggaran untuk penanganan Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan memberikan tambahan insentif untuk tenaga kesehatan sebesar Rp1,08 triliun.

Sri Mulyani menerangkan, tambahan anggaran ini dikarenakan tambahan 3.000 ribu dokter dan 200 ribu perawat.

Baca Juga: Sri Mulyani Bayar Insentif Rp2,6 Triliun untuk 323.486 Tenaga Kesehatan

"Insentif tenaga kesehatan ditambah karena para rumah sakit membutuhkan tenaga dokter 3.000 ribu doketer 200 ribu perawat dan insentifnya kita disediakan sebesar Rp1,08 triliun," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Sabtu (17/7/2021).

Lanjutnya, dengan adanya tambahan ini makan total insentif tenaga kesehatan sebesar Rp18,4 triliun dari Rp17,3 triliun.

Baca Juga: Insentif Tenaga Kesehatan Tidak Dibayar, Sri Mulyani: Itu Hoax!

"Sehingga tambahan anggaranya Rp400 miliar dari Rp17,3 triliun dari Rp18,4 triliun," katanya.

Dia menambahkan, percepatan pencairan akan dilakukan Kementerian Kesehatan. Anggarannya pun sudah siap cair.

"Pencairannya oleh Kementerian Kesehatan tapi dari kita sudah ada anggaranya dan sudah siap dicairkan," tandasnya.

Selain tambahan anggaran insentif nakes, pemerintah juga menambah bantuan sosial kartu sembako dengan tambahan dua bulan, Juli-Agustus.

Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah menyiapkan alokasi tambahan sebesar Rp7,52 triliun dengan besaran manfaat sebesar Rp200.000/bulan bagi keluarga penerima.

"Bansos untuk PKH saat ini sebesar Rp28,31 triliun tidak akan direvisi. Nanti tergantung komposisi keluarganya, estimasi keluarga penerima manfaat 40 juta keluarga. Tapi untuk penerima kartu sembako akan ada tambahan Juli dan Agustus," ujar Sri Mulyani.

Dia menjelaskan penerima kartu Sembako ditargetkan untuk 18,8 Juta keluarga yang berarti untuk 75,2 juta orang. Total alokasinya mencapai Rp49,89 Triliun dengan periode selama 14 Bulan.

Sementara besaran manfaatnya sebesar Rp200.000 per bulan. "Alokasi kartu sembako yang sudah eksisting sebesar Rp42,37 Triliun dengan alokasi Rp 200 Ribu per bulan. Ini yang akan ditambah 2 bulan ekstra," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini