Data Penerima Diskon Listrik Harus Tepat Sasaran, Ini Alasannya

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 23 Juli 2021 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 23 320 2444874 data-penerima-diskon-listrik-harus-tepat-sasaran-ini-alasannya-mHOtwsAc8r.jpg Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah mengeluarkan program bantuan sosial berupa bantuan langsung tunai, pembagian sembako, hingga diskon tarif listrik kepada masyarakat yang membutuhkan selama pandemi Covid-19.

Dalam hal ini, PT PLN (Persero) pun turut menjadi bagian dari upaya mendukung kehidupan masyarakat di tengah pandemi ini, termasuk lewat penyaluran stimulus kelistrikan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

 Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengapresiasi kebijakan pemerintah dan PLN dalam memberikan diskon tarif listrik. Menurut dia, subsidi listrik yang disalurkan oleh PLN merupakan bantuan yang tepat guna. Hal ini dikarenakan data yang sudah dimiliki oleh PLN lebih jelas dan rapi sehingga penyalurannya relatif lebih mudah.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik Diberikan ke 32,6 Juta Pelanggan, Anggaran Naik Lagi

"Tetapi saya kira tetap harus kita pastikan tepat guna, karena ini berasal dari anggaran negara. Data penerima harus benar, di samping syarat penerima harus diperketat. Terakhir evaluasi juga perlu supaya PLN tidak terbuai dengan data yang ada tanpa pemutakhiran terakhir," ujarnya, Jumat (23/7/2021).

Terkait dengan perpanjangan stimulus pada masa PPKM ini, Mamit mengapresiasi pemerintah dan PLN karena kebijakan stimulus ini hadir pada saat yang sangat tepat. Di tengah menurunnya daya beli masyarakat akibat turunnya penghasilan karena adanya pembatasan, stimulus ini sangat dibutuhkan oleh untuk keseharian mereka.

"Terlebih lagi, listrik adalah satu kebutuhan primer yang tidak bisa ditinggalkan oleh masyarakat. Saya kira ini adalah bentuk kehadiran dan perhatian negara terhadap masyarakat yang mengalami kondisi kurang baik," tegasnya.

Baca Juga: Diperpanjang hingga Desember, Anggaran Stimulus Listrik Butuh Rp11,7 Triliun

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, selain stimulus berupa keringanan secara ekonomi, PLN juga fokus untuk meningkatkan keandalan jaringan listriknya, terutama ketika masyarakat harus beraktivitas sepenuhnya di rumah karena PPKM.

"Utamanya kita akan memastikan kualitas pelayanan, daya arus harus cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Kedua menyiagakan Posko Pelayanan yang sudah dilengkapi dengan peralatan penyokongnya," imbuhnya.

PLN juga terus berkomitmen untuk memperkuat layanan digitalnya ke segala sisi. Mulai dari sisi pembangkit, kemudian transmisi dan distribusi, dan terakhir layanan langsung kepada masyarakat.

Hadirnya PLN Mobile yang diluncurkan pada tahun lalu, pun diharapkan dapat menjadi garda terdepan PLN dalam berkomunikasi dengan seluruh pelanggan PLN.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini