Strategi Pemulihan Ekonomi, Ketua OJK Ajak Alumni UNS Sukseskan Program Vaksinasi

Bramantyo, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 07:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 320 2445225 strategi-pemulihan-ekonomi-ketua-ojk-ajak-alumni-uns-sukseskan-program-vaksinasi-qcPhmdXPRy.jpg Ketua OJK Ajak Alumni UNS Sukseskan Program Vaksinasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Perlu upaya gotong royong dari semua pihak guna mengatasi pandemi Covid-19. Dari pemberian bansos hingga vaksinasi agar tercipta herd immunity.

Untuk itu Ikatan Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) menginsiasi membantu sesama agar masyarakat Indonesia bisa mengatasi ganasnya pandemi dengan solidaritas.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, masalah pandemi ini tidak bisa dilakukan pemerintah saja melainkan bersama-sama.

“Semua negara pun sama, harus 8% divaksin, kalau dihitung dari jumlah penduduk kita berarti 200 juta harus divaksin, sedangkan herd immunity segitu juga enggak cukup jadi upaya ini masyarakat harus bersama-sama, harus perkuat diri sendiri, jangan sampai terkena, kalau kena kita rawat baik-baik,” jelas Wimboh dalam acara launching “Gotong Royong Bantuan Kemanusiaan IKA UNS Peduli Covid-19” secara virtual, Jumat (23/7/2021) malam.

Menurut data yang dilampirkan Wimboh, baru 43,1 juta orang divaksin dosis 1 sedangkan dosis 2 baru 16,9 juta, disisi lain vaksinasi sektor jasa keuangan sampai Juli 2021 baru 479.600 orang.

“Vaksin bukan satu-satunya, jadi minum vitamin, happy juga penting, 6M dipatuhi dan 3T harus dilakukan,” kata Wimboh yang juga alumni UNS.

Wimboh menegaskan bahwa membangun kepentingan tidak bisa sendiri jadi perlu adanya membentuk konsep bersama dengan masyarakat, demi agar nantinya pemulihan ekonomi tercapai.

“Untuk itu kita bersama ketua IKA dan alumni UNS kita mengetuk hatinya untuk bersinergi meringankan beban pemerintah dan masyarakat melakukan upaya preventif. Ini adalah agar kita harapkan tadi herd immunity bisa tercapai, agar strategi pemulihan ekonomi bisa berhasil,” katanya

“Kita sangat terbatas untuk bisa menjangkau negara lain tapi upaya kita sudah berbuat banyak dari lingkup alumni demi prioritas,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini