1 Juta Pekerja Ditransfer BLT Subsidi Gaji

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 320 2448860 1-juta-pekerja-ditransfer-blt-subsidi-gaji-spADm9JQPP.jpg BLT Subsidi Gaji di 2021 Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan menerima data calon penerima subsidi gaji atau upah (BSU) bagi pekerja atau buruh dari BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta. Dengan data tersebut, BLT subsidi gaji pun siap dicairkan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima bantuan dari 8,73 juta pekerja atau buruh yang diproyeksikan akan menerima BSU. Untuk jumlah calon penerima tersebut, Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,8 triliun.

Baca Juga: BLT UMKM Rp15,3 Triliun untuk 12,8 Juta Pelaku Usaha

"Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data, dan menghindari duplikasi data," kata Ida Fauziyah dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian Ketenagakerjaan @kemnaker, Sabtu (31/7/2021).

Lebih lanjut, Menaker Ida meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pun dengan para pekerja atau buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor rekening bank-nya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke perusahaan guna memperlancar proses pemberian bantuan.

Baca Juga: Dilema Bansos Cair tapi Orang Kaya Tidak Belanja

"Saya mengimbau kepada seluruh perusahaan dan pekerja atau buruh di seluruh Indonesia yang belum mendaftar di program BPJS Ketenagakerjaan, segera daftarkan diri kita dan pekerja atau buruh kita pada program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini," ucap dia.

Sementara itu, Ida berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pekerja atau buruh dan juga perusahaan yang sedang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan, dan terus optimis kita pasti bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama," ucapnya 

Adapun, pekerja atau buruh yang akan mendapat bantuan harus memenuhi seluruh persyaratan, yakni WNI yang dibuktikan dengan NIK dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini