Intip 4 Skenario Masa Depan Perbankan

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Selasa 10 Agustus 2021 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 10 320 2453860 intip-4-skenario-masa-depan-perbankan-Nm3qbNiLIJ.jpg Perbankan (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah mendorong percepatan digitalisasi di sektor perbankan. Saat ini, perbankan gencar melakukan transformasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan efisiensi.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, bank yang tidak siap dengan digitalisasi akan mengalami penurunan pendapatan yang signifikan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 masyarakat mulai merasa nyaman menggunakan layanan digital bank.

"Dengan pandemi yang cukup panjang ini orang mulai keenakan menggunakan bank digital. Namun apakah bank konvensional akan berakhir dengan bank digital?," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (10/8/2021).

Baca Juga: Rush Money di Myanmar! Nasabah Sulit Ambil Duit, Antre di ATM dari Subuh

Menurut dia, ada empat skenario masa depan bank. Skenario pertama, bank melakukan adaptasi dengan merestrukturisasi platform dan proses teknologi informasi mereka untuk mempertahankan nasabah.

Baca Juga: BI Tambah Likuiditas Perbankan Rp833,9 Triliun selama Pandemi

"Jadi benar-benar memanfaatkan asetnya untuk memperbaiki platform dan teknologinya untuk mempertahankan nasabah," ungkapnya.

Skenario kedua, membangun bank baru dengan platform bank digital. Skenario ketiga, menjadi aggregator dari fintech provider, dan lembaga keuangan lainnya.

Skenario keempat, penyediaan pelayanan komunitas, tidak hanya service produk tetapi juga memberikan saran investasi dan lainnya.

"Bank akan memilih dengan model-model ini. Di Indonesia sudah terlihat juga arahnya kemana dari masing-masing bank," jelasnya.

Dia menambahkan, semakin meningkatnya kelas menengah di Indonesia, maka semakin tinggi permintaan akan produk perbankan khususnya tabungan, deposito, dan investasi karena terjadi pergeseran karakteristik kelas menengah dari konsumsi ke tabungan/investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini