JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan terdapat enam ruas tol yang dalam proses negosiasi dengan sovereign wealth fund (SWF) Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA).
Dirut Waskita Destiawan Soewardjono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan direksi INA terkait dengan ruas-ruas tol yang diminati tersebut.
"Ada enam ruas tol yang dalam proses negosiasi dengan INA ini dan kami berharap bahwa pada tahun 2021 paling tidak di triwulan IV sudah ada yang deal," ujarnya dalam seminar daring di Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Baca Juga: Tol Cibitung-Cilincing Seksi I Beroperasi Besok, Tarif Gratis hingga Agustus
Dengan demikian, menurut dia, jangan sampai dana INA tidak termanfaatkan. "Proses bisnis dengan INA adalah transaksi murni, jadi mereka berminat di ruas-ruas tol yang dimiliki oleh Waskita, kemudian kami melakukan negosiasi seperti penjual dan pembeli untuk mencari titik temu di mana kita sepakat pada angka yang ditentukan," kata Destiawan.
Baca Juga: Konstruksi 2022, Pembebasan Lahan Tol Probolinggo-Banyuwangi Baru 24%
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir berharap INA dapat menanamkan modalnya di ruas jalan tol yang dibangun Waskita.