Share

Stabilnya Harga Emas, Hartadinata (HRTA) Targetkan Penjualan Tumbuh 20%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 18 Agustus 2021 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 18 278 2457235 stabilnya-harga-emas-hartadinata-hrta-targetkan-penjualan-tumbuh-20-AErHEIiJgy.jpg HRTA Tingkatkan Penjualan (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Kembali merangkak naiknya harga emas menjadi optimisme bagi PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) bahwa kinerja keuangan akan tumbuh positif di 2021. Emiten di industri manufaktur perhiasan emas ini menargetkan pendapatan dan laba pada 2021 bisa bertumbuh masing-masing 20% dan 15%.

Chief Financial Officer (CFO) Hartadinata Abadi, Deny Ong mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 50 miliar untuk pengembangan produk.

"Perseroan siap untuk menerbitkan surat utang apabila diperlukan untuk mendukung kinerja perseroan," ujarnya di Jakarta, seperti dilansir Harian Neraca, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: Penjualan Lesu, Laba Ace Hardware Turun 23% Jadi Rp276,9 Miliar

Pada 2020, Hartadinata mencatat penjualan sebesar Rp 4,13 triliun atau meningkat 27,86% dari 2019 sebesar Rp 3,23 triliun. Sementara laba bersih 2020 sebesar Rp 171 miliar. Deny mengungkapkan, selain karena kenaikan harga emas, kinerja 2020 disebabkan tambahan penjualan produk logam mulia yang diluncurkan tahun lalu. Hasil penjualan kepada pihak wholesaler berkontribusi sebesar 91,3%. Sementara toko milik sendiri serta imbalan waralaba berkontribusi sebesar 8,1%. Selain itu, ada tambahan pendapatan dari hasil usaha pegadaian sebesar 0,6%.

Selama 2020, volume penjualan masih didominasi oleh produk perhiasan kadar rendah untuk segmen kelas menengah bawah yang berkontribusi 62,9%, sedangkan produk logam mulia memberikan kontribusi sebesar 13,4% terhadap total produk yang dipasarkan.

Baca Juga: Penjualan Ponsel Laris Manis, Erajaya Raup Laba Rp558 Miliar

Sementara Chief Executive Officer PT Hartadinata Abadi Tbk Abadi Sandra Sunanto menjelaskan, pada tahun lalu, harga emas meningkat signifikan hingga 25% dibandingkan 2019. Peningkatan harga emas ini berpengaruh positif pada kinerja perseroan pada tahun lalu.

Pada tahun ini, harga emas sempat mengalami fluktuasi hingga menurun dalam beberapa minggu terakhir. "Namun pada kuartal ketiga 2021 dan keempat 2021 kami harapkan harga emas bergerak stabil di level US$ 1.750-1.800 per troy ons," jelas Sandra

Sandra menambahkan, pada tahun lalu, perseroan melakukan beberapa langka strategis seperti memperkuat kerja sama dengan pihak e-commerce, menambah jaringan toko milik perseroan serta melakukan pengembangan pasar dan produk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini