Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Lanka, Jadi Negara Pertama di Asia yang Naikkan Suku Bunga

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Jum'at, 20 Agustus 2021 |10:55 WIB
Sri Lanka, Jadi Negara Pertama di Asia yang Naikkan Suku Bunga
Perbankan (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Sri Lanka menjadi negara pertama di Asia yang menaikkan suku bunga acuan sejak berlangsungnya pandemi.

Bank sentral Sri Lanka (CBSL) memilih menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 5% dan lending facility sebesar 6% sebagai strategi membendung inflasi dan kenaikan impor yang cukup pesat yang mengakibatkan mata uangnya 'Rupee/LKR' terdepresiasi sebesar 8% tahun ini.

Negeri yang mengandalkan ekonominya di sektor pertanian dan mineral ini juga menaikkan rasio cadangan wajibnya sebesar 4%, berlaku mulai 1 September.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi, BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%

"Keputusan ini dibuat dengan tujuan untuk mengatasi ketidakseimbangan ekonomi dari sektor eksternal dan untuk mencegah tekanan inflasi agar tidak semakin berat dalam jangka menengah, di tengah prospek pertumbuhan yang (mulai) membaik," tulis Bank Sentral Sri Lanka dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters Kamis 19 Agustus 2021 kemarin.

Berpenduduk 21 juta orang (2018), ekonomi negara ini sedang menuju fase pemulihan di tengah gempuran Covid-19 di negara yang merdeka dari Inggris tahun 1947 ini.

Baca Juga: Daftar Bank yang Sudah Turunkan Suku Bunga Kredit

"Sri Lanka telah membuat kemajuan ekonomi secara bertahap setelah terdampak pandemi pada 2020 dan bersiap untuk mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi sepanjang triwulan kedua 2021, meski sebagian terhambat karena hal-hal dasar," imbuhnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement