Permintaan Oksigen Naik, Penjualan Aneka Gas Industri (AGII) Rp1,3 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 278 2464433 permintaan-oksigen-naik-penjualan-aneka-gas-industri-agii-rp1-3-triliun-FoDNp8By13.jpg Penjualan Aneka Gas Industri (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Meningkatnya permintaan oksigen di masa pandemi Covid-19 memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII). Di mana hingga semester I-2021, emiten produsen gas ini membukukan penjualan Rp1,3 triliun atau tumbuh 25,8%. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan mengungkapkan, pertumbuhan penjualan tersebut diiringi dengan usaha perseroan dalam menjaga operational excellence dan process improvement yang telah mendukung pencapaian margin EBITDA dan laba tahun berjalan masing-masing di level 34,4% dan 7,6%, meningkat secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masing-masing sebesar 29,8% dan 1,8%.

Kata Direktur Utama Aneka Gas Industri, Rachmat Harsono, pada pertengahan kuartal II-2021, perseroan dihadapi tantangan yang berat, yaitu membantu menjamin ketersediaan oksigen medis untuk rumah sakit. Jumlah kasus Covid -19 yang meningkat secara signifikan dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu telah menaruh perseroan pada posisi yang kritikal.

Baca Juga: Pengelola KFC Masih Rugi Rp76,9 Miliar di Semester I-2021

“Dengan dukungan yang proaktif dari pemerintah dan distributor, kami telah memprioritaskan alokasi gas oksigen medis demi keselamatan nasional pada periode tersebut. Dengan demikian, kinerja semester I-2021 ditandai oleh komitmen kami untuk membantu menjamin kemandirian oksigen Negara Indonesia secara gotong royong,” ujarnya seperti dikutip Harian Neraca, Rabu (1/9/2021).

Lebih lanjut, selama semester I-2021, perseroan melihat dua tren pada sisi pendapatan, yakni porsi pendapatan sektor kesehatan yang meningkat dan pemulihan dari sektor-sektor pelanggan seperti barang konsumsi, infrastruktur dan ritel.

Baca Juga: Hore! Ada 'Bansos' di Pasar Modal, BEI Potong Biaya Pencatatan Saham 50% hingga 30 Desember

Namun demikian, perseroan berkomitmen untuk mempertahankan operasi yang optimal agar dapat melayani kebutuhan oksigen medis negara dan juga melayani kebutuhan gas industri yang akan bertambah secara gradual seiring dengan adanya pemulihan ekonomi.

Sebagai informasi, di semester pertama 2021, perseroan juga membukukan EBITDA tumbuh 45,2% dari tahun-ke-tahun menjadi Rp 445,2 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 306,7 miliar. Secara total aset, hingga 30 Juni 2021 mencapai Rp 7,7 triliun, meningkat 8,4% dibandingkan 31 Desember 2020 yang dilaporkan sebesar Rp 7,1 triliun. Hal ini sebagian besar didorong oleh adanya transaksi akuisisi 2 unit bisnis milik PT Samator yang telah dirampungkan pada Maret 2021.

Kedepannya, untuk memperkokoh ketersediaan gas medis dan industri Anekas Gas Industri, perseroan tengah merencanakan perluasan atau penambahan plant pada fasilitas eksisting di beberapa wilayah, termasuk Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Beberapa strategi lain yang telah dijalankan di antaranya penambahan liquefaction unit di salah satu pabrik di Jawa Timur. Kemudian penambahan sarana dan prasarana distribusi oksigen, termasuk silinder tabung dan tangki penyimpanan untuk pelanggan rumah sakit.

Selain itu, perseroan juga melakukan pendistribusian oksigen medis yang merupakan bagian Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan swasta kepada pemerintah melalui dukungan armada maupun jaringan perseroan yang saat ini mencakup ratusan mobil tangki, 53 pabrik dan 106 cabang yang tersebar di 28 provinsi.

“Perseroan akan terus menjaga agar kebutuhan oksigen medis terlayani dengan baik, dan di saat bersamaan kami juga akan menjaga operational excellence sehingga kami siap melayani kebutuhan gas industri nasional yang akan terus meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi yang akan sepenuhnya kami dukung,” ujar Rachmat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini