Jadi Negara Maritim, Jokowi: Indonesia Baru Isi 3% Pasar Ikan Dunia

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 01 September 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 01 320 2464455 jadi-negara-maritim-jokowi-indonesia-baru-isi-3-pasar-ikan-dunia-e2rWAedc5c.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Indonesia memiliki banyak potensi di sektor pangan yang belum dikembangkan secara optimal. Salah satunya bidang pertanian dan kelautan.

“Negara kita memiliki potensi kelauatan dan perikanan yang sangat besar tapi belum tergarap dengan baik. Indonesia baru mengisi 3% dari pasar ikan dunia yang nilainya sudah mencapai USD162 miliar,” katanya acara Dies Natalis ke-58 IPB, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga: Produksi Perikanan Tangkap Tunjukkan Tren Positif meski PPKM Darurat

Dia mengatakan dengan potensi yang sangat besar itu maka harus fokus untuk mengembangkan agro maritim berbasis inovasi dan teknologi.

“Kita harus mempercepat agro maritim 4.0 dengan memanfaatkan artificial intelligence, machine learning, teknologi robotic dan auto machine untuk menghasilkan solusi-solusi cerdas berbasis IT sebagai terobosan penting untuk mensejahterakan petani dan nelayan,” ujarnya.

Baca Juga: Menteri KKP Sebut Nilai Produksi Perikanan Tembus Rp132 Triliun

Jokowi menilai perlu banyak lagi inovasi yang dilahirkan dalam pengembangan sektor pertaniand an kelautan.

“Kita perlu lebih banyak inovasi untuk meningkatkan produktivitas, inovasi untuk meningkatkan kualitas, inovasi untuk subtitusi ekspor,inovasi untuk meningkatkan daya saing produk pangan,obat herbal, buah-buahan dan potensi-potensi agro maritim lainnya,” tuturnya.

Pada kesempatan itu Jokowi mengaku senang agenda riset dan pengembangan agro maritim.

“Ini sebuah langkah besar yg sangat strategis karena saya melihat masa depan negara kita ada pada ekonomi hijau dan ekonomi biru yang berkelanjutan,” pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini