Menteri KKP Sebut Nilai Produksi Perikanan Tembus Rp132 Triliun

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 320 2459562 menteri-kkp-sebut-nilai-produksi-perikanan-tembus-rp132-triliun-AbNrmVFOVT.jpg Nilai Produksi Perikanan Indonesia Terhitung Capai Rp132 Triliun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, nilai produksi di sektor perikanan laut Indonesia terhitung sekitar Rp132 triliun dengan peluang produksi melebihi 10 juta ton pertahun.

"Nilai dan peluang ini bukanlah angka yang kecil oleh karena itu kebijakan penangkapan ikan terukur di setiap WPP dibuat agar pengelolaan sumber daya perikanan dapat mengukur tiga faktor," ujar Trenggono pada Webinar Optimasi Tata Kelola Perikanan Berkelanjutan Melalui Pengelolaan Terukur dan Kolaboratif oleh TLFF Indonesia di Jakarta, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Belum Dapat Izin, Eksplorasi Tambang Emas di Pulau Sangihe Ilegal

Jika penangkapan ikan terukur, sumber daya perikanan dapat bisa mengukur, pertama angka produksi dan batasan penangkapan yang menunjukkan ketahanan ekosistem untuk mendukung ketahanan pangan. Kedua, nilai produksi yang menunjukkan ketahanan ekonomi.

"Terakhir, nilai pendapatan dan kesejahteraan nelayan yang menunjukkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat," katanya.

Baca Juga: Produksi Perikanan Tangkap Tunjukkan Tren Positif meski PPKM Darurat

Selain itu hal ini mendorong upaya pemanfaatan potensi sumber daya perikanan indonesia yang nilai estimasinya direkomendasikan oleh Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnas KAJISKAN) termasuk pemanfaatan komoditas kakap dan kerapu.

Menurut Menteri KKP, sejak awal pandemi tahun 2020 dan hingga saat ini angka PDB perikanan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan dengan angka pertumbuhan PDB nasional. Hal ini akan terus meningkat seiring dengan UU cipta kerja yang memudahkan regulasi dalam perusahaan.

"Momentum ini harus kita jaga dengan mengelola sumber daya perikanan secara terukur untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekologi dan ekonomi serta keberlanjutan sumber daya perikanan nasional," ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pada periode 2001-2024 KKP telah melaksankan tiga terobosan yaitu peningkatan PNPB dari perikanan tangkap untuk mensejahterakan nelayan melalui kebijakan terukur di setiap wilayah pengelolaan perikanan, pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor yang didukung riset kelautan dan perikanan, pembangunan kampung perikanan budidaya tawar, payaw dan laut yang berbasis kearifan lokal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini