4 Fakta Stok Vaksin Covid-19 Aman dan Masyarakat Jangan Pilih-Pilih

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 06 September 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 320 2467027 4-fakta-stok-vaksin-covid-19-aman-dan-masyarakat-jangan-pilih-pilih-wwan8z5BHe.jpg Vaksinasi Virus Corona. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lima juta dosis vaksin Covid-19, Sinovac tiba lagi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini. Stok vaksin pada tahap ke-50 ini menambah total sebanyak 33 juta vaksin Sinovac di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengklaim bahwa stok vaksin Covid-19 di tanah air sudah aman.

Okezone merangkum fakta-fakta soal stok vaksin aman dirangkum, Jakarta, Senin (6/9/2021).

1. Rincian Stok Vaksin Covid-19

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kedatangan stok vaksin Sinovac pagi ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan vaksin di Indonesia. Dia pun merinci berbagai jenis vaksin beserta stoknya saat ini.

Baca Juga: Impor Vaksin Covid-19, Sri Mulyani Siapkan Rp47 Triliun

"Vaksin jadi Sinovac yang sudah diterima termasuk hari ini adalah 33 juta dosis, sedangkan total vaksin Sinovac dalam bentuk bulk sudah diterima adalah 153.900.280 dosis, selain itu AstraZeneca 19,5 juta dosis, Moderna 8 juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, Sinopharm 8,25 juta dosis," kata Airlangga.

2. Target Vaksin Anak 12 Tahun

Saat ini, masyarakat yang telah divaksin berjumlah 128,2 juta. Pemerintah juga menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk anak 12 tahun.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Vaksinasi Berbayar Dimulai 2022, Merek dan Harga Ditentukan Menkes

"Bapak Presiden memerintahkan kepada para menteri, kepala daerah untuk mempercepat vaksinasi dan tentu perlu didistribusikan secara cepat ke masyarakat agar tujuan dapat tercapai secara merata," ujar Airlangga.

3. Ingat Protokol Kesehatan

Meski persediaan vaksin terus didongkrak, Airlangga mengingatkan disiplin sebagai langkah penting saat pandemi.

Katanya, perlu penguatan soal 3M (memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan) terutama memakai masker untuk menjaga kesehatan dan produktivitas. Selain itu, 3T (testing, tracing, treatment) juga perlu ditingkatkan.

4. Masyarakat Jangan Pilih-Pilih

Menurut Airlangga, pemerintah memastikan keamanan, mutu, dan efikasi pada seluruh jenis vaksin di Indonesia. Semua vaksin itu tak ayal melewati proses evaluasi oleh Badan POM serta rekomendasi dari ITAGI, WHO, dan para ahli.

"Oleh karenanya, tidak perlu memilih-milih dan vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia pada saat ini," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini