Serahkan 20 Pesawat, Garuda Dikabarkan Ingin Besarkan Citilink

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 07 September 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 07 278 2467356 serahkan-20-pesawat-garuda-dikabarkan-ingin-besarkan-citilink-tVitwHx1WF.jpg Garuda Indonesia Dikabarkan Serahkan 20 Pesawat ke Citilink Indonesia. (Foto: Okezone.com/Garuda Indonesia)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk dikabarkan telah membatalkan semua pesanan pesawat Airbus dan menyerahkan 20 pesawat A320 kepada PT Citilink Indonesia. Kabar ini merupakan hasil rapat emiten yang digelar sejak 1 September 2021.

Langkah tersebut berdasarkan keputusan manajemen maskapai penerbangan pelat merah itu, di mana, Garuda memutuskan Citilink Indonesia akan dibesarkan dan Garuda Indonesia akan dikecilkan.

Saham Citilink Indonesia memang didominasi oleh Garuda Indonesia. Karenanya, upaya pemberdayaan Citilink sekaligus menjadi inisiatif manajemen untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis induk perusahaan di sektor penerbangan.

Baca Juga: Duh, Kerugian Garuda Indonesia Bengkak Jadi Rp12,8 Triliun di Semester I-2021

"PT Garuda Indonesia adalah pemegang saham terbesar PT Citilink Indonesia. Oleh karena itu, beliau meminta adanya permintaan sinergi kerjasama dapat didukung dengan baik demi keberlangsungan induk perusahaan," tulis keterangan Garuda yang beredar di Twitter, dikutip Selasa (7/9/2021).

Poin lain dari keterangan Garuda yang beredar di sosial media bahwa jumlah pesawat yang dioperasikan manajemen hanya mencapai 66 pesawat. Jumlah ini lebih banyak dari keterangan emiten yang dipublikasi melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juni 2021 lalu.

Di mana, Garuda Indonesia mengurangi jumlah armada pesawat yang dioperasikannya sepanjang pandemi Covid-19 dari 143 menjadi 53 pesawat saja. Adapun jenis pesawat yang dimilikinya adalah Boeing 777-300ER, Boeing 737-800NG, Airbus A330-200, Airbus A330-300, Airbus A330-900neo dan ATR 72-600.

Baca Juga: Garuda Indonesia dan Rolls Royce Sepakat Berdamai

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra enggan mengomentari beredarnya keterangan manajemen yang mengatasnamakan dirinya saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.

"Gak coment sesuatu di medsos aja, Gak komen ah," ujar Irfan saat dihubungi, Selasa (7/9/2021).

Meski demikian, pada saat yang sama, beredar pula surat keberatan manajemen Garuda Indonesia terkait poin-poin informasi sebelumnya. Salah satunya ihwal pembatalan pesanan pesawat dan pemberian pesawat Airbus A320 kepada Citilink.

Adapun keterangan surat keberatan Garuda Indonesia atas beredarnya notulen rapat yang diterbitkan pada 6 September 2021 kemarin.

Menindaklanjuti beredarnya notulen rapat yang diterbitkan oleh ACCI atas pertemuan yang dilaksanakan pada Rabu, tanggal 1 September 2021, dan dihadiri oleh jajaran Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, jajaran PT Citilink Indonesia, jajaran Vice President PT Citilink Indonesia, dan pengurus dari APIC dan ACCI.

Bersama ini kami sampaikan sebagai berikut:

Pertama, kami keberatan terhadap notulen ACCI yang beredar dan bersumber dari minutes of meeting (MoM) yang diterbitkan oleh APIC (terlampir). Kedua, pertemuan tersebut merupakan diskusi dan tidak ada notulen atas pertemuan tersebut.

Ketiga, jika hasil pertemuan diskusi tersebut akan dituangkan dalam sebuah notulen, maka isi yang dicantumkan harus mendapat konfirmasi dan persetujuan semua pihak yang hadir pada pertemuan tersebut dengan menempelkan isi pembicaraan hasil diskusi oleh para pihak secara berurutan penulisannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini