Share

6 Fakta BLT PKL Cair, TNI-Polri Turun Tangan hingga Negara Siapkan Rp1,2 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 11 September 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 10 320 2469195 6-fakta-blt-pkl-cair-tni-polri-turun-tangan-hingga-negara-siapkan-rp1-2-triliun-IOGBWy1gsS.png BLT PKL Rp1,2 Juta Cair (Foto: Wahyudi/MPI)

JAKARTA - Pemerintah resmi menyalurkan BLT untuk PKL dan pemilik warung atau (BTPKLW) sebesar Rp1,2 juta. Penyaluran BLT Rp1,2 juta dilakukan TNI dan Polri. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,2 triliun untuk 1 juta pelaku usaha.

Seremoni penyaluran BLT Rp1,2 juta untuk PKL dan pemilik warung dilakukan di Medan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Sri Mulyani

"Terkhusus untuk warga maupun pedagang kaki lima dan warung yang ada di Kota Medan mendapat perhatian penuh dari Presiden RI. Sehingga bantuan yang sudah disalurkan bisa digunakan dengan baik," ujar Airlangga dalam penyaluran bantuan yang digelar di lapangan Mapolrestestabes Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga: BLT PKL Cair untuk Pelaku Usaha yang Belum Dapat BPUM

Berikut fakta-fakta menarik soal BLT Rp1,2 juta untuk PKL dan pemilik warung seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

1. Sri Mulyani Alokasikan Anggaran Rp1,2 Triliun

BLT PKL diberikan pada usaha kecil menengah dan pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak pandemi Covid-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan Rp1,2 triliun untuk TNI dan Polri untuk disalurkan kepada penerima BLT PKL.

“Kami berharap dana ini bisa kita sampaikan Rp600 miliar untuk TNI dan Rp600 miliar untuk Polri kemudian diteruskan kepada masyarakat terutama PKL. Jadi ini dananya Rp1,2 triliun,” katanya.

2. Rincian PKL Dapat BLT

Sri Mulyani menyebutkan nantinya akan ada 1 juta UKM dan PKL di seluruh Indonesia yang mendapat bantuan sebesar Rp1,2 juta dengan masing-masing dari TNI sebanyak 500 ribu UKM dan PKL serta 500 ribu dari Polri.

Uji coba pemberian bantuan sebesar Rp1,2 juta melalui TNI dan Polri ini dilakukan kepada UKM dan PKL di Medan, Sumatera Utara, dengan didampingi langsung oleh Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Beberapa pemilik warung dan PKL memberikan statement bahwa kehidupan mereka menjadi lebih berat karena biasanya bisa jualan (sekarang) omsetnya turun bahkan sampai 75 persen,” jelas Sri Mulyani.


3. Penyaluran BLT PKL oleh TNI-Polri

Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk melibatkan TNI dan Polri dalam penyaluran bantuan kepada UKM dan PKL seiring kasus COVID-19 yang terus meningkat terutama varian Delta.

Sri Mulyani mengapresiasi upaya Polri yang langsung membentuk tim-tim untuk memastikan ketepatan penerima bantuan dalam rangka menekan potensi adanya penerima bantuan yang tumpang tindih.

Selama penyaluran, TNI/Polri diminta untuk menunjukkan bukti berupa foto dan administrasi tanda terima yang nantinya dimasukkan dalam sistem komputer. Hal itu untuk memastikan bahwa yang menerima bantuan tunai PKL dan warung Rp1,2 juta benar-benar yang berhak.

"Kenapa kita harus membuat sistemnya karena ada usaha kecil yang sudah mendapatkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Jadi TNI/Polri meyakinkan bahwa mereka belum mendapatkan bantuan yang awal sehingga tidak tumpang tindih untuk keadilan," jelas Sri Mulyani.

4. Penerima BLT Tepat Sasaran

Sri Mulyani menegaskan pemerintah harus memastikan penerima bantuan ini belum mendapat bantuan pada tahap pertama yang disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM demi menjaga keadilan.

“Polri langsung membuat tim untuk meyakinkan yang menerima itu benar. Tadi pakai tanda bukti bahkan pakai foto dan juga diadministrasikan langsung di komputer tanda terimanya. Jadi pertanggungjawabannya luar biasa,” tegasnya.

5. Jangan Dipotong

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, dalam penyaluran tidak ada penyunatan sehingga 1 juta penerima yang penerima akan mendapatkan bantuan tersebut secara utuh senilai Rp1,2 juta.

"Kita berharap uangnya dapat diterima masyarakat utuh, tanpa berkurang satu rupiah pun," kata Sri Mulyani.

 

6. Alasan BLT Disalurkan oleh TNI-Polri

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, penunjukkan TNI dan Polri langsung diminta Presiden Joko Widodo. Alasannya dua institusi ini bisa memahami kondisi masyarakat yang terdampak.

Selama pandemi berlangsung pun, TNI dan Polri menjalankan tugas untuk pencegahan penyebaran virus corona kepada masyarakat. Sehingga beberapa tempat usaha terpaksa ditutup untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

"Tugas TNI dan Polri bisa dipahami masyarakat karena memang kita minta warungnya harus tutup atau berpindah, makanya dikasih bantuan. Itu yang disampaikan Presiden buat UMKM yang disalurkan ke TNI Polri," kata Sri Mulyani

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini