BLT UMKM Rp1,2 Juta Berakhir Bulan Ini, Tahun Depan Ada Lagi?

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 13 September 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 320 2470526 blt-umkm-rp1-2-juta-berakhir-bulan-ini-tahun-depan-ada-lagi-1Thxj0wJI5.jpg BLT UMKM Berakhir Bulan Ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - BPUM atau BLT UMKM Rp1,2 juta akan segera berakhir bulan ini. Saat ini sisa 100.000 pelaku usaha yang belum mendapatkan BLT UMKM Rp1,2 juta.

BLT UMKM tahun 2021 per September telah mencapai Rp15,24 triliun kepada 12,7 juta dari sasaran 12,8 pelaku usaha mikro.

Itu artinya realisasinya telah mencapai 99,2 persen, sehingga, hanya tinggal 100 ribu saja pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan BPUM 2021, yang ditargetkan tersalur 100 persen pada akhir September 2021.

“Sehingga, total realisasi BPUM 2021 per September ini berjumlah Rp15,24 triliun yang diberikan kepada 12,7 juta pelaku usaha mikro. Proses penyaluran ditargetkan selesai pada akhir September 2021,” kata Deputi Usaha Mikro KemenkopUKM Eddy Satriya dikutip dalam situs resmi Kemenkop UKM, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Baca Juga: BLT UMKM Sudah Cair Rp15,2 Triliun, Sisa 100 Ribu Pelaku Usaha Belum Dapat Rp1,2 Juta

BPUM tahun 2021 terbagi menjadi dua tahap, tahap pertama telah terealisasi 100 persen pada Juli 2021 kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran sebesar Rp11,76 triliun; dan tahap kedua hingga September 2021 telah terealisasi sebesar Rp3,4 triliun untuk 2,9 juta pelaku usaha mikro yang telah di SK-kan hingga SK ke-23.

Lalu bagaimana untuk tahun depan? Apakah BLT UMKM akan cair lagi? Menurut sumber Okezone, pihak Kemenkop UKM siap menyalurkan BLT UMKM namun tergantung ketersediaan anggaran. Kemenkop UKM siap selalu untuk membantu UMKM khususnya mikro.

Sekadar informasi, terdapat perbedaan antara penyaluran BPUM pada tahun 2020 dengan tahun 2021, terutama mengenai Lembaga Pengusulnya. Pada 2020, terdapat lima lembaga pengusul BPUM sedangkan pada 2021, data usulan penerima BPUM hanya berasal dari Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM.

Usulannya dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota kemudian dikirim ke Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di tingkat Provinsi untuk ditelaah dan selanjutnya dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM untuk diverifikasi.

Eddy juga menyampaikan apreasiasi atas peran Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di daerah yang menjadi salah satu pendorong suksesnya Program BPUM. Eddy meminta koordinasi bisa terus berlanjut sehingga program ini dapat dijalankan secara akuntabel dan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui tangguh dan bertahannya usaha mikro yang merupakan populasi usaha terbesar di Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini