Syarat Naik Kereta hingga Pesawat Selama PPKM Berlevel

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Selasa 14 September 2021 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 320 2470975 syarat-naik-kereta-hingga-pesawat-selama-ppkm-berlevel-6GBelUH7rJ.jpg Bandara Soetta. (Foto: Okezone.com/Angkasa Pura 2)

JAKARTA - Ada aturan dan regulasi terbaru untuk perjalanan domestik dan internasional di tengah pandemi virus corona dan kebijakan PPKM. Pemerintah pun menambah aruran perjalanan terbaru.

Ketentuan ini diatur sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca Juga: Bogor Bangun Trem Rp1,6 Triliun, Terintegrasi dengan LRT

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh MNC Portal Indonesia, dari Inmendagri tersebut adapun regulasi dari Informasi perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api) harus:

1) Wajib menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan mengunduh Aplikasi PeduliLindungi.

2) Menunjukkan PCR (H-2) untuk pesawat udara serta Antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.

Baca Juga: Cara Menhub Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19

3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1 dan angka 2 hanya berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar Jawa dan Bali, serta tidak berlaku untuk transportasi dalam wilayah aglomerasi sebagai contoh untuk wilayah Jabodetabek.

4) Untuk perjalanan dengan pesawat udara antar kota atau kabupaten di dalam Jawa Bali dapat menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksin dosis 1 (satu).

5) Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Di samping itu, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan untuk regulasi perjalanan internasional atau non domestik akan dilakukan pengetatan.

“Syarat perjalanan Internasional terbaru dari luar negeri yakni wajib vaksinasi penuh, PCR tiga kali, serta melakukan karantina selama 8 hari saat melakukan kedatangan,” papar Luhut dalam konferensi virtual, dikutip Selasa (14/9/2021).

Luhut mengatakan pintu masuk untuk perjalanan internasional hanya dibuka di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng dan di Bandara Sam Ratulangi, Manado guna mempermudah pemerintah melakukan tracking dan skrining.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini