Harga Properti di Sydney dan Melbourne Diprediksi Melonjak

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 20 September 2021 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 470 2474145 harga-properti-di-sydney-dan-melbourne-diprediksi-melonjak-f4q3j5tczj.jpeg Harga hunian di Australia diprediksi meningkat (Foto: Shutterstock)

Hal ini terlihat dari jumlah inquiries dari pasar Indonesia yang relatif stabil dengan rataan mencapai 100 inquiries setiap bulannya.

Tyas juga mengatakan inquiries tersebut didapatkan lewat saluran pemasaran daring yang memanfaatkan platform media sosial.

"Ini bukan kali pertama bagi kami bersinggungan dengan teknologi daring," lanjut dia.

Menariknya, tipe pembeli dari pasar Indonesia bergeser. Saat ini, pembelian didominasi oleh owner-occupiers sejak 3 bulan terakhir.

Tyas menjelaskan, qualified leads sebelumnya didominasi oleh first time buyers/investors yang banyak yang tertarik dengan proyek off the plan.

"Sementara pada bulan Juni - September 2021, didominasi oleh owner-occupiers yang lebih banyak tertarik dengan proyek siap huni seperti Waterfall by Crown Group di kota Sydney yang selama ini dikenal sebagai ‘The Greenest Address in Waterloo’,” jelas Tyas.

Sebagai penutup, Tyas menjelaskan suku bunga pinjaman KPA di Australia saat ini menjadi salah satu daya tarik bagi pembeli dari Indonesia, yaitu 3,5% - 3,9% per tahun untuk floating rate.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini