JAKARTA - Artefak berupa yoni terdapat di area persawahan yang digusur untuk proyek Tol Solo-Jogja. Sebagai solusi, pelaksana proyek akan melakukan rekayasa teknis dengan membuat jalan tol melayang di atas sawah.
“Di cagar budaya itu nanti posisinya dikangkangi konstruksinya. Jadi nanti menggunakan tiang penyangga. Posisi objek diduga cagar budaya nanti masih seperti saat ini, tidak ada perubahan di sana,” kata Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pelaksana Jalan Tol Solo-Jogja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Christian Nugroho.
Yoni yang dikenal sebagai Candi Asu oleh warga sekitar itu terletak di persawahan Desa Keprabon, Polanharjo. Panjang dan lebarnya masing-masing 79 sentimeter. Artefak ini memiliki ornamen pada salah satu sisi berbentuk kepala hewan menyerupai kura-kura.
Petugas dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten serta Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah sudah mendata dan mengecek ke lokasi. Meski rekayasa akan dilakukan, mereka akan tetap memonitor proses pembangunan agar yoni tersebut tetap aman.
Baca selengkapnya: Ada 'Harta Karun', Tol Solo-Jogja Dibuat Melayang di Tengah Sawah
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.