SKD CPNS di Luar Negeri Siap Dimulai, Peserta Paling Banyak dari Taiwan

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 320 2484277 skd-cpns-di-luar-negeri-siap-dimulai-peserta-paling-banyak-dari-taiwan-yobFhlVpWS.jpg Tes SKD CPNS di Luar Negeri Bakal Dimulai (Foto: Okezone)

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN), telah menjadwalkan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk titik lokasi di luar negeri yakni 26-28 Oktober 2021. Tercatat sebanyak 480 peserta akan mengikuti SKD CPNS dan PPPK di 75 titik lokasi yang tersebar di kantor perwakilan RI di luar negeri.

Kepala Biro (Karo) Humas BKN Satya Pratama mengatakan terdapat sejumlah lokasi yang akan menampung peserta SKD dengan kapasitas besar. Dimana peserta terbanyak ada di Taiwan.

“Beberapa di antaranya seperti Taipei 60 peserta, Bangkok 25 peserta, Den Haag 20 peserta, Kuala Lumpur 51 peserta, Tokyo 46 peserta, Seoul 22 peserta, Osaka 24 peserta), dan Penang 19 peserta,” katanya dikutip dari pers rilis BKN, Senin (11/10/2021).

Baca Juga: Soal Penipuan Rekrutmen CPNS, Begini Kata BKN 

Selain itu untuk zona waktu pelaksanaan SKD di luar negeri akan dibagi tiga zona waktu. Dimana setiap zona waktu yang ditetapkan akan dikonversikan dengan waktu di titik lokasi di luar negeri. Berikut rinciannya.

Baca Juga: 7 Tunjangan PNS yang Menggiurkan Selain Gaji Pokok, Intip Besarannya

a) Zona 1 Pukul 9.00 WIB konversi waktu di titik lokasi luar negeri

b) Zona 2 Pukul 14.00 WIB konversi waktu di titik lokasi luar negeri

c) Zona 3 Pukul 21.00 WIB konversi waktu di titik lokasi luar negeri.

Satya meminta agar peserta SKD di luar negeri juga diminta membawa kelengkapan data identitas diri seperti KTP dan kartu peserta. Termasuk juga dengan membawa paspor.

Terkait penerapan protokol kesehatan akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah setempat.

“Untuk persiapan sarana dan prasarana ujian termasuk petugas akan disesuaikan dengan kondisi pada masing-masing lokasi perwakilan RI. Sebelum pelaksanaan ujian, BKN akan melakukan simulasi dan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Luar Negeri termasuk kantor perwakilan RI seperti kantor Konsulat Jenderal atau kantor Kedutaan Besar RI (KBRI),” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini